Disperindag Akan Benahi Pasar Tradisional di Sinjai

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Dinas Perdagangan, Perindustrian dan ESDM Kabupaten Sinjai rutin melakukan pemantauan kondisi pasar yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten yang ada di berbagai kecamatan. Selasa, (13/10/2020).

Pemantauan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi pasar yang dimanfaatkan oleh para pedagang dalam melaksanakan aktivitas jual beli.

Bacaan Lainnya

Kepala disperindag dan ESDM Sinjai Ir. H. Ramlan Hamid mengatakan bahwa sejak awal tahun pihaknya rutin melakukan pemantauan terhadap 26 pasar tradisional yang menjadi kewenangan dari Pemerintah Kabupaten Sinjai.

Dari hasil pemantauan tersebut pihaknya banyak menerima keluhan dari masyarakat mulai dari atap yang bocor, saluran pembuangan yang tersumbat hingga lods yang tidak bisa dimanfaatkan secara maskimal seperti yang terjadi di Pasar Manimpahoi Kecamatan Sinjai Tengah.

“Kami akui banyak kendala yang dihadapi oleh para pedagang akibat kondisi tempat berjualan yang kurang nyaman bagi pedagang maupun pembeli. Ini sudah catat dan kami akan membenahinya,” kata Ramlan saat

Terkait keluhan pedagang yang ada di Pasar Sentral Manimpahoi, Ramlan mengakui ada dua lods yang tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal karena pedagang menilai ukurannya terlalu tinggi, namun demikian hal tersebut sesuai dengan standar.

“Tingginya memang seperti itu sesuai standar, akan tetapi kebiasaan pedagang kita yang biasanya berjualan dengan menggunakan meja pendek sehingga itu diluar dari kebiasaan mereka,” tandasnya.

Meski demikian masalah tersebut termasuk saluran pembuangan air ikan akan dibenahi ketika kondisi keadaan sudah normal kembali.

“Untuk saat ini belum bisa kita benahi karena masih pandemi Covid-19 tetapi jika keadaan sudah normal kembali dan tahun depan anggaran juga sudah normal, kita akan benahi semua. Data-datanya sudah ada pada kami termasuk pasar yang lain,” kuncinya.

loading...
  • Whatsapp