Warga Lambassang Keluhkan Jalanannya di DPRD Sinjai

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Warga kompleks BTN Perumnas Lambassang, Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur menyampaikan aspirasi ke DPRD Sinjai, terkait masalah pemeliharaan jalan yang ada di kompleks tersebut.

Penyampaian aspirasi tersebut bertujuan agar anggota DPRD Kabupaten Sinjai, memfasilitasi warga BTN Lambassang, untuk berkoordinasi dengan pihak perumnas terkait pembangunan jalan yang telah bertahun-tahun dijanjikan namun tak menemui titik terang.

Bacaan Lainnya

Aspirasi tersebut diterima langsung oleh Ketua Badan Pembentukan Daerah (Bapemperda) DPRD Sinjai, A.Zainal Iskandar bersama Anggota Komisi III DPRD, Kamrianto dari sejumlah warga Lingkungan Lambassang di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Sinjai. Senin, (26/04/2021).

Alghazali selaku perwakilan dari warga menjelaskan bahwa sejak tahun 2003 sudah dilakukan pembangunan perumnas dan sejak pada saat itu sudah ada yang tinggal di perumahan tersebut. Berbagai cara untuk berkomunikasi dengan pihak Perumnas, tetapi sampai saat ini belum ada realisasi terkait jalanan di BTN Lambassang.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak perumnas, namun kami belum mendapatkan perhatian terkait pembangunan jalan yang ada di BTN tersebut,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, warga  berharap agar Anggota DPRD memfasilitasi sehingga ada jalan keluar yang baik terkait persoalan ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala lingkungan BTN Perumnas Lambassang Abd. Hamid Syam menyampaikan bahwa hal ini sudah berkali – kali diusulkan melalui Musrenbang, akan tetapi selalu ditolak.

“Dengan alasan bahwa perumnas itu belum diserahkan ke pemerintah daerah dan ini sudah 17 tahun kalau tidak salah dan seharusnya sudah diserahkan kepada pemerintah daerah,” tandasnya

Abd. Hamid Syam berharap dan sangat mohon kepada anggota dewan agar mempertemukan kita dengan pihak Perumnas sehingga ini masalah tidak berlarut-larut.

“Segelintir warga Perumnas Lambasaang membutuhkan perhatian dari Pemkab terhadap jalan yang ada di perumahan tersebut karena kalau musim penghujan  tiba jalan berubah jadi lumpur yang mengakibatkan pengendara sering jatuh akibat jalan licin dan berlumpur, belum lagi kalau saat musim kemarau datang seperti sekarang ini debu itu masuk dalam rumah, Pak,” ujarnya

A. Zainal Iskandar sebagai tim penerima aspirasi membenarkan bahwa Pemkab tidak bisa melakukan pembangunan diluar dari wewenang apalagi tidak adanya dokumen peralihan yang diserahkan oleh pihak Perumnas.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada warga untuk bersabar lagi karena secepatnya aspirasi tersebut akan disampaikan ke Pimpinan DPRD kemudian akan ditindaklanjuti dengan menggelar rapat dan mengundang Dinas terkait untuk membahas persoalan yang terjadi.

“Sekalipun Komisi saya bukan yang membidangi persoalan ini tetapi insyaallah saya akan mengawal apa yang menjadi aspirasi warga Perumnas Lambassang apalagi persoalan ini terjadi di Dapil saya,” pungkasnya.

Penulis: TA
Editor: Taqwa
  • Whatsapp
loading...