Covid-19 Belum Usai, Bupati Bangkalan Imbau Jangan Mudik

  • Whatsapp
Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron

BANGKALAN, Suara Jelata— Akibat penyebaran Covid-19 belum sepenuhnya terkendali di Indonesia, tidak hanya berdampak terhadap satu sektor seperti kesehatan, melainkan berdampak terhadap beberapa sektor seperti mudik lebaran yang dalam hal ini mempengaruhi terhadap kestabilan perekonomian.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang mudah menyebar lewat interaksi secara berkerumunan.

Bacaan Lainnya

Mudik lebaran sendiri biasanya menjadi tradisi bagi umat muslim di Indonesia untuk dapat menikmati berkumpul bersama dengan keluarga besar yang jauh, setelah satu bulan penuh menikmati bulan Ramadhan.

Dalam hal ini, melalui Bupati Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Abdul Latif Amin Imron mensosialisasikan ketentuan larangan mudik yang ditetapkan oleh pemerintah pada musim mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

“Ketentuan ini penting kami sampaikan langsung, agar berlaku efektif dan diperhatikan oleh semua elemen masyarakat Bangkalan” Kata Abdul Latif Amin Imron yang diterima oleh awak media ini. Sabtu, (01/05/2021).

Lebih lanjut, dia mengatakan jumlah warga Bangkalan yang terdata terpapar Covid-19 saat ini sebanyak 1.673 orang, dengan jumlah pasien sembuh 1.495 orang dan yang meninggal dunia 168 orang.

“Namun alhamdulillah, tambahan pasien dalam beberapa hari terakhir ini terus berkurang. Kita berharap kabupaten ini segera bebas dari covid-19” tuturnya pada saat menghadiri Safari Ramadhan kemarin.

Untuk itu, Bupati mengajak kepada semua elemen masyarakat agar berbagai jenis kegiatan yang dilakukan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Selain itu, setiap kali berkunjung kemana-mana, yang selalu perlu saya ingatkan, yaitu pentingnya menerapkan protokol kesehatan melalui 3M agar kita semua terhindar dari Covid-19” kuncinya.

Penulis: Hanafi
Editor: Aisyah
  • Whatsapp
loading...