Peringati Hari Buruh dan Pendidikan, Aliansi Mahasiswa UMSi Gelar Panggung Demokrasi

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Aliansi Mahasiswa UMSI, menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Tugu Bambu, Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai. Minggu, (02/05/2021).

Dengan menggunakan mobil komando dan sound sistem, puluhan massa unjuk rasa tersebut melakukan orasi secara bergantian.

Bacaan Lainnya

Selain orasi, mereka juga melakukan teatrikal dan puisi.

Dalam orasinya, Ketua DPM UMSi, Ihsan Akbar, mengatakan hal ini dalam rangka memperingati Hari Buruh Sedunia dan Hari Pendidikan Nasional.

“Seperti halnya disahkannya UU Omnibus Law adalah kepentingan investor baik itu asing ataupun dana Negri,” katanya.

Perlu diketahui, kata Ikhsan, bahwa ‘Rare Earth’ atau kalangkaan bumi, alias sumber energi terbaharukan merupakan sumber kekayaan alam yang melimpah setelah minta dan gas bumi serta mineral batu bara.

“Omnibus Law bisa jadi menjawab tantangan ‘Rare Earth’ dan kritis kapitalisme yang melanda Indonesia pada saat ini Ditengah pandemi Covid-19,” ujarnya.

Lebih lanjut, semenjak adanya pandemi Covid-19, mengakibatkan kekayaan intelektual pelajar menjadi stadnan.

“Memahami situasi pendidikan hari ini berakhir kepada kebodohan, yang sengaja dipelihara, karena terjebak pada sistem pendidikan berbasis online,” pungkasnya.

Karena itu, pihaknya menyatakan sikap, cabut Omnibus Law dan gulingkan Oligarki, gratiskan SPP selama pandemi, tangkap dan adili pelanggaran HAM, stop liberasi pendidikan dan wujudkan demokrasi kampus, sahkan RUU PKS, Sinjai tolak tambang dan adili pelaku pelecehan seksual di lingkup kampus.

Penulis: TA
Editor: Taqwa
  • Whatsapp
loading...