Pilkades di Sinjai Dilaksanakan Oktober 2021, PMD Minta Tambahan Dana 600 Juta

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sinjai, Andi Haryani Rasyid mengungkapkan, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) akan digelar Oktober 2021 mendatang.

“Insya Allah, akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2021, jika telah mendapatkan anggaran tambahan dari anggaran perubahan nantinya sebesar Rp600 juta,” ungkapnya saat Rapat Mitra bersama Anggota Komisi 1, di Kantor DPRD, Selasa (04/05/2021).

Bacaan Lainnya

Mantan Camat Sinjai Utara ini menjelaskan, nantinya terdapat 54 Pilkades di Kabupaten Sinjai yang akan bertarung.

Adapun, persiapannya kata Andi Haryani, Pilkades masih dalam proses.

“Lantaran, setelah ditetapkan APBD 2021 untuk Pilkades jumlah anggaran yang disediakan sebesar Rp. 837 juta. Hanya saja, setelah keluar aturan baru melalui Mendagri, dibutuhkan lagi dana sebesar Rp. 600 juta. Dana tersebut nantinya dicanangkan diperoleh dari anggaran perubahan,” jelasnya.

Dia menjelaskan, sebelum dikeluarkannya surat edaran tersebut, pihaknya telah mempersiapkan satu desa satu Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Olehnya itu, estimasi PMD jumlah TPS sebanyak 54 TPS di semua desa yang akan bertarung.

“Namun, setelah aturan baru itu keluar, jumlah TPS bertambah sebanyak 227 TPS, dengan satu TPS itu terdapat 500 pemilih, secara tidak langsung mengakibatkan penambahan anggaran dengan estimasi Rp600 juta,” ujarnya.

Ia mengaku, mengenai penambahan anggaran tersebut, pihaknya sudah mengkomunikasi ke tim anggaran pemerintah daerah.

“Semoga nantinya, mendapat tambahan dana di anggaran perubahan sebesar Rp600 juta,” ucapnya.

Selain itu, Ia mengaku terkait Pilkades ini, pihaknya telah menyampaikan ke aparat desa masing-masing, olehnya itu Badan Permusyawaratan Desa (BPD) selanjutnya menyampaikan ke kepala desa, terkait berakhirnya masa jabatan kepala desa.

“Mau tidak mau, masa jabatan periode kepemimpinan kepala desa berakhir pada 13 Juli 2021. Setelah itu, digantikan sementara oleh Pelaksana Tugas (Plt) di masing-masing desa,” terangnya.

Adapun, Plt desa diusulkan oleh kecamatan, jelas ada pejabat PLT kepala desa, diusulkan oleh kecamatan. PLT harus ASN, kuncinya.

loading...