Pelatihan Qari dan Qariah Sekaligus STQH Tingkat Provinsi, Pemda Sinjai Gunakan APBD

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Pemerintah Kabupaten Sinjai menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam kegiatan pelatihan Qari dan Qariah tingkat Kab. Sinjai Tahun 2021 yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kab. Sinjai, sekaligus dirangkaikan dengan pelepasan kafilah STQH ke-32 tingkat provinsi Sulsel tahun 2021.

Plt Kabag Kesra Setda Sinjai, Abdul Aziz Amin mengatakan, setiap akan dilaksanakan kegiatan lomba baik STQH maupun MTQ, pemerintah Kab. Sinjai pada dasarnya selalu menggelar pelatihan terlebih dahulu, sebelum mengutus peserta yang akan mewakili Kab. Sinjai nantinya.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini, menggunakan dana APBD dan sudah dimasukkan dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA),” terang Abdul Aziz, di Hotel Srikandi Sinjai. Rabu, (26/05/2021).

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Muhammad Riza menambahkan, setiap peserta yang terlibat dalam kegiatan ini, benar-benar akan dilatih satu per satu oleh narasumber dan offcial yang telah dihadirkan.

“Secara keseluruhan anggaran APBD yang digelontarkan pemerintah semuanya satu paket dengan lomba STQH tingkat kabupaten sekaligus mengikuti STQH tingkat provinsi sebesar Rp600 juta lebih, sedangkan kegiatan pelatihan Qari dan Qariah sebanyak Rp80 juta,” ungkapnya.

Ia mengatakan, anggaran tersebut diluar dari biaya tes swab setiap peserta yang akan mengikuti lomba STQH tingkat Provinsi, apalagi tes swab itu pada dasarnya adalah gratis.

“Khusus untuk pelatihan Qari dan Qariah ini menggelontarkan dana Rp80 juta, diperuntukkan untuk biaya akomodasi makan dan minum, fasilitas, transportasi, sekaligus fasilitas untuk para pelatih,” terangnya.

Di samping itu, Muhammad Riza berharap, para peserta betul-betul mengikuti arahan dari pelatih atau narasumber, agar dapat siap mental dan fisik dalan mengikuti lomba tingkat provinsi nantinya.

“Semoga peserta yang mengikuti lomba tingkat Provinsi menjadi perwakilan yang berprestasi juga membanggakan daerah, target minimal lima sampai 3 besar,” kuncinya.

loading...