Tips Jitu Sinjai Menjadi KLA, Sentuh 5 Klaster Ini

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Wakil Bupati Sinjai dalam sambutannya mengungkapkan, di dalam mewujudkan Kab. Sinjai sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) yakni, menerapkan lima klaster program dan kegiatan KLA yang saling terintegrasi di dalam melakukan pemenuhan hak-hak anak.

Hal itu diungkapkan, pada kegiatan verifikasi lapangan hybrid evaluasi kota layak anak di kabupaten Sinjai, berlangsung secara virtual di ruang pola kantor Bupati Sinjai. Rabu, (2/6/2021).

Bacaan Lainnya

Digelar oleh Tim Verifikasi Kota/kabupaten Layak Anak (KLA) dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak.

Wakil bupati Sinjai, Andi Kartini Ottong mengatakan, kebijakan KLA juga telah diimplementasikan di kabupaten Sinjai sesuai strategi pemenuhan hak- hak anak yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan mengembangkan beberapa kebijakan, program dan kegiatan KLA.

“Pelaksanaan integritas tersebut dilaksanakan pemerintah kabupaten Sinjai berdasarkan 5 klaster pemenuhan hak anak dalam konvensi hak-hak anak diantaranya pertama, klaster hak sipil dan kebebasan kedua, klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif ketiga, klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan keempat, klaster pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya, serta kelima klaster perlindungan khusus,” jelasnya.

Lebih lanjut Andi Kartini Ottong bilang, pemerintah terus berupaya dan berkomitmen untuk mewujudkan KLA.

Hal itu ditunjukan dengan ditetapkannya Perda kabupaten Sinjai no. 6 tahun 2020 tentang kabupaten layak anak.

“Kabupaten Sinjai pertama kali mengikuti evaluasi nasional KLA pada periode tahun 2017 dengan memperoleh Predikat pertama, selanjutnya pada evaluasi periode tahun 2018 dan 2019 kembali memperoleh predikat pertama, dan berharap tahun ini juga bisa memperoleh predikat yang lebih baik,” ucapnya.

loading...