Kapolres Sinjai Dampingi Tim Penilai Lomba Balla Ewako Tingkat Polda Sulsel

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata— Tim Penilaian Lomba Kampung Tangguh Nusantara (Balla Ewako) dari Polda Sulsel mengunjungi Balla Ewako di Desa Lamatti Riaja, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai. Kamis, (10/06/21).

Tim Penilai Lomba Polda Sulsel dipimpin oleh AKBP. Burhan,berteman. Kedatangan tim penilai didampingi Kapolres Sinjai, AKBP. Iwan Irmawan, bersama beberapa perwira Polres Sinjai, dan Kapolsek Bulupoddo.

Bacaan Lainnya

Rombongan tim penilai dalam kunjungannya di Balla Ewako desa Lamatti Riaja dihadiri oleh Kepala UPTD Puskesmas Bulupoddo, Andi Sriharty Arfat, Babinsa Desa Lamatti Riaja Serda Adi Prayitno, Bhabinkamtibmas Desa Lamatti Riaja Bripka Zubair, Kepala Desa Lamatti Riaja Andi Mappaware, Para Kadus se Desa Lamatti Riaja, Relawan Satgas Covid-19 Desa Lamatti Riaja.

Penilaian Kampung Balla Ewako dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara Ke-75 Tahun 2021, dengan tujuan untuk mengetahui sektor ketahanan pangan, ketahanan sosial budaya, ketahanan ekonomi, ketahanan keamanan dan ketahanan bidang informasi.

Kampung tangguh juga bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan untuk menambah kesadaran masyarakat agar tetap mengikuti protokol prosedur kesehatan, Kampung Tangguh merupakan salah satu program dari Polri dalam menciptakan lingkungan kampung yang mampu bertahan dalam situasi Covid-19 sekarang ini.

Adapun kriteria yang dinilai dalam Kampung Tangguh Nusantara (Balla Ewako) yakni Keindahan dan Kerapihan Balla Ewako, Alat Penyemprotan, Hand Sanitizer, Tempat Cuci Tangan, Data Penerimaan Bantuan, Dapur Umum, Tempat Isolasi, Fasilitas Olahraga, Data petugas Covid, Ruang pertemuan, Ketangguhan Pangan, Ruang kesehatan, dan Pandai besi.

Kapolres Sinjai, AKBP. Iwan Irmawan, mengatakan bahwa Pandemi Covid-19 merupakan masalah serius, karena itu semua pihak termasuk masyarakat harus bersama-sama melakukan upaya- upaya penanganan.

Program kampung tangguh atau balla ewako yang merupakan salah satu langkah penanganan Covid-19.

“Harus ada langkah antisipasi di setiap pintu masuk yang ada di desa. Selain itu ketangguhan dari sisi pendidikan, ketahanan pangan, dan permasalahan keamanan serta Ketertiban harus selalu dijaga,” ujarnya.

Kapolres Sinjai, juga menghimbau, dalam menghadapi pandemi ini, peran serta warga dan aparatur desa sangat diperlukan guna mendukung program-program pemerintah terutama dalam hal penanggulangan pandemi Covid- 19 dengan selalu memberdayakan masyarakat untuk selalu meningkatkan ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan menjadi hal utama dalam menghadapi Covid-19 ini,” kuncinya.

  • Whatsapp
loading...