MPT KAHMI Resmikan Universitas Insan Cita Indonesia

  • Whatsapp

JAKARTA, Suara Jelata—Sebagai bentuk mengimplementasikan kualitas lima insan cita HMI di tataran pendidikan, Majelis Pendidikan Tinggi KAHMI (MPT KAHMI) berkomitmen bahwa lahirnya Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) sebagai bentuk ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ketua (MPT KAHMI), Harry Azhar Aziz dalam keterangannya mengatakan lahirnya UICI adalah bagian dari cita-cita Kemerdekaan Indonesia, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bacaan Lainnya

“Kehadiran UICI secara momentum sangat tepat, karena hadir pada era normal baru. Dimana cara kerja dan komunikasi menggunakan digital way. Untuk itu, UICI ditantang ikut dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan sebagai bentuk tanggung jawab KAHMI untuk ikut mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridai Allah SWT.

“UICI diharapkan dapat menjadi salah satu model dalam membantu mencerdaskan masyarakat Indonesia pada era digital ini, karena dengan digital akses pendidikan dapat dirasakan semua lapisan masyarakat baik dari pelosok Tanah Air hingga perkotaan sepanjang punya akses jaringan internet, “jelasnya.

Sementara itu, Laode menyampaikan bahwa UICI dalam penyelenggaraan pendidikannya akan fokus mengembangkan sistem pendidikan berbasis budaya digital (digital culture) dengan metode digital integrated learning system (DILS).

Metode tersebut akan mengintegrasikan learning management system (LMS) yang saat ini populer di Indonesia dengan simulator learning system (SLS), dan didukung oleh teknologi virtual reality (VR), dan augmented reality (AR), paket pengembangan wawasan keislaman dan keindonesiaan.

“DILS yang dikembangkan UICI ini adalah inovasi dalam dunia pendidikan. Dengan sistem ini, mahasiswa bisa kuliah interaktif dengan dosen dimana saja, kapan saja dan dengan device apapun,” kata Laode.

Laode yang mempunyai pengalaman dua kali menjabat rektor di perguruan tinggi swasta itu yakin bisa membawa UICI menjadi universitas yang unggul dan diperhitungkan.

“Target kita di penerimaan mahasiswa pertama ini adalah 3.000 mahasiswa. Kita punya captive market keluarga besar HMI,” ujarnya optimistis.

Untuk penerimaan mahasiswa baru awal Juli 2021, UICI membuka 4 jurusan yakni Bisnis Digital, Informatika, Sains Data, dan Komunikasi Digital.

Diketahui, UICI sendiri merupakan perguruan tinggi yang bernaung di bawah organisasi perkumpulan KAHMI dan dalam penyelenggaraannya di bawah Majelis Pendidikan Tinggi KAHMI yang saat ini berjumlah 12 orang.

Izin operasional UICI telah diserahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada 30 Desember 2020 sehingga 30 Desember 2020 pula ditetapkan menjadi hari kelahirannya UICI.

Penulis: Hanafi
Editor: Izhar
  • Whatsapp
loading...