Jangan Sampai Terjadi ‘Tsunami’ Covid Gelombang Ketiga

  • Whatsapp

MAGELANG, Suara Jelata – Geliat sejumlah tempat pariwisata di Jawa Tengah kini mulai tampak, demikian pula kunjungan wisatanya. Namun, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengingatkan kepada pelaku usaha pariwisata untuk menaati segala ketentuan yang disyaratkan dalam pembukaan objek wisata.

“Tentu dengan adanya pembukaan wisata, saya berharap sih, saya mohon untuk para pelaku wisata, kalau mau membuka wisatanya, izin dulu lah. Lapor ke Satgas Covid-nya. Poin-poin yang perlu diterapkan ditepati saja, supaya kita jalannya baik semua. Supaya tidak ada ‘tsunami’ Covid,” katanya usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pondok Pesantren Darussalam Timur Watucongol, Sabtu (09/10/2021).

Bacaan Lainnya

Bagi pengelola tempat wisata yang sudah membuka objeknya, Taj Yasin meminta agar kapasitas pengunjung menjadi perhatian utama. Di samping itu, pengunjung dipastikan sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 dan sarana prasarana protokol kesehatan harus tersedia.

“Kita harus berhati-hati. Kapasitas wisatawannya juga harus diperhatikan. Apakah mereka sudah vaksin atau belum, ini juga harus diperhatikan supaya kita bisa selamat semua,” pinta Taj Yasin.

Prinsip kehati-hatian ini, lanjut dia, harus jadi perhatian. Sebab, paramedis memprediksi akan terjadi “tsunami” Covid-19 gelombang ketiga pada November-Desember 2021.

“Paramedis sudah mengimbau, mewanti-wanti kepada kita semua jangan sampai ada tsunami. Dan kemungkinan ada tsunami itu di bulan November-Desember. Maka kita harus jaga semuanya,” tandasnya. (*)

loading...