Bupati ASA Serius Pengembangan Kopi, Tahun 2023 Ditargetkan Sudah Ekspor

Sinjai, Suara Jelata—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dibawah nahkoda Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) terus melakukan pengembangan komoditi kopi hingga di tahun keempat kepemimpinannya. Rabu, (22/6/2022).

Konsen pengembangan komoditi kopi ini punya sasaran tersendiri dimana Bupati ASA menargetkan tahun 2023 Kabupaten Sinjai sudah bisa melakukan ekspor.

Bupati ASA mengatakan, kualitas kopi Sinjai yang dikenal dengan brand Kopi Manipi dan Kopi Borong sudah dikenal dimana-mana, sehingga komoditi kopi sangat berpotensi menjadi salah satu upaya dari sekian banyak terobosan dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

“Insya Allah, mohon doanya. Mudah-mudahan upaya pengembangan kopi yang sudah kita lakukan beberapa tahun ini sudah bisa kita ekspor tahun depan. Ini upaya kita meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani kita,” kata Bupati ASA.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sinjai melalui Kasubag Program, Laode Ahmad Patu, mengemukakan langkah upaya ekspor Bupati ASA di tahun 2023 telah dilakukan DTPHP Sinjai, mulai pengembangan 1 juta pohon Kopi serta membangun komunikasi terkait pasar ekspor.

“Pengembangan komoditi kopi sudah tertanam 1 juta pohon hingga tahun 2021, langkah itu sudah kita lakukan hingga membangun pasarnya melalui Disperindag sehingga tahun 2023, Insya Allah, Sinjai sudah bisa ekspor,” ungkap Laode.

Upaya lainnya, kata Laode dalam waktu dekat Indikasi Geografis (IG) Kopi Sinjai segera terbit. Dengan begitu kualitas dan mutu kopi yang dihasilkan di Bumi Panrita Kitta’ sebutan daerah Kabupaten Sinjai diakui dan siap bersaing di pasar Global.

“Kita ini sudah diujungnya. Jika tak ada aral melintang IG kita segera terbit. IG itu semacam sertifikat sehingga kualitas dan mutu kopi kita diakui dunia dan dapat bersaing di pasar Global. Itu sudah menjadi cita-cita pak Bupati,” jelasnya.

Adapun sentra komoditi Kopi yang saat ini tengah dikembangkan untuk target ekspor 2023, jelas Laode berada di kecamatan Sinjai Borong dan kecamatan Sinjai Barat yang dikenal dengan daerah produksi kopi terbaik.

Memang kata dia, setiap tahunnya Pemkab Sinjai menyerahkan puluhan ribu pohon kopi kepada kelompok tani dalam upaya pengembangan komoditi kopi di dua kecamatan Sinjai Borong dan Sinjai Barat.

Dari Data DTPHP Sinjai luas lahan komoditi kopi di dua kecamatan tersebut mencapai 3.970 Hektare. Sedangkan total produksi komoditi kopi tahun 2021 sebanyak 1.870 Ton dengan jenis varietas dominan kopi Arabika.

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari suarajelata.com.

Mari bergabung di Grup Telegram "suarajelata.com News Update", caranya klik link https://t.me/suarajelatacomupdate, kemudian join.