PEMDA SINJAI

Wabup Sinjai Terima Penghargaan Hasil Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting

×

Wabup Sinjai Terima Penghargaan Hasil Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini

Makassar, Suara Jelata—Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sinjai, Hj Andi Kartini Ottong, mengikuti kegiatan workshop penguatan pelaksanaan percepatan penurunan Stanting.

Workshop juga di rangkaikan dengan pemberian penghargaan hasil penilaian kinerja 8 aksi konvergensi penurunan Stanting di Regional I bertempat di Eboni Ballroom Hotel Gammara, Makassar. Kamis, (7/7/2022).

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Dibuka oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, DR Teguh Setyabudi, M.Pd secara virtual di saksikan Plt. Gubernur yang juga Sekprov Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani.

Kegiatan Itu diselenggarakan secara hybrid oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri itu, dilaksanakan selama tiga hari mulai 6-8 Juli 2022 di ikuti perwakilan 17 provinsi dan 51 Kabupaten/Kota.

Ada pun kegiatan tersebut, dilaksanakan bagaimana tindak lanjut penilaian kinerja (PK) untuk menurunkan prevalensi Stanting khususnya di Sulawesi selatan baik melalui perencanaan, penganggaran, kelembagaan serta koordinasi antar OPD terkait bisa berjalan efektif.

Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi menjelaskan sesuai arahan Presiden, tahun 2022 ini prevalensi Stanting di Indonesia harus di turunkan setidaknya menjadi 3 persen melalui intervensi spesifik dan sensitif.

“Dan yang terpenting harus di lakukan adalah penguatan implementasi di tingkat posyandu tentunya keterlibatan TPPS di daerah masing- masing,” harap Teguh.

Sementara itu, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang juga Wakil Bupati Sinjai, Andi Kartini Ottong mengatakan Stanting merupakan permasalahan multi dimensional.

Pemerintah Kabupaten Sinjai tetap berkomitmen menurunkan Stanting hingga 2024.

“Makanya saya berharap perlunya kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menangani Stanting khususnya di Kabupaten Sinjai,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Andi Kartini menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang di berikan oleh pemerintah pusat atas pemberian penilaian kinerja 8 aksi konvergensi penurunan Stanting tingkat regional I.

“Alhamdulillah hasilnya Kabupaten Sinjai meraih peringkat pertama tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dari 17 provinsi dan 51 Kabupaten/Kota Se Indonesia,” ungkap Andi Kartini di dampingi Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib.