Miliki dan Simpan Ratusan Butir Pil Putih, Pemuda di Kota Magelang Ini Diringkus Polisi

Berita | DAERAH | Kriminal
Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda E. Sebayang, S.I.K., M.M. menjelaskan penangkapan tersangka pemilik pil putih pada Konferensi Pers di Aula Mapolres setempat, Selasa (23/08/2022). (foto: Iwan SJ)

KOTA MAGELANG JATENG, Suara Jelata – Seorang pemuda berinisial RR (20) warga Kelurahan Rejowinangun Selatan, Kota Magelang diamankan Unit Opsnal Sat Narkoba Polres Magelang Kota Polda Jawa Tengah. Hal itu disampaikan Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda E. Sebayang, S.I.K., M.M. saat menggelar Konferensi Pers di Aula Mapolres setempat, Selasa (23/08/2022).

Dipaparkan Kapolres AKBP Yolanda bahwa pada hari Senin tanggal 15 Agustus 2022 pukul 11.30 WIB, RR ditangkap di Kampung Paten Gunung, Kelurahan Rejowinangun Selatan, Kota Magelang. Pemuda ini diduga memiliki, menyimpan atau membawa ratusan butir pil putih diduga Yarindo.

Pemuda RR ini, lanjut AKBP Yolanda, kedapatan memiliki, menyimpan dan atau membawa 20 paket klip ukuran kecil, setiap paketnya berisi 10 butir pil putih yang diduga Yarindo, serta 1 paket klip kecil ukuran kecil berisi 2 butir pil putih yang juga diduga Yarindo.

“Paket ini dimasukkan dalam sebuah bekas kaleng susu merek ‘Morinaga Chilmil 2’ ukuran 400 gram,” lanjutnya.

Dari penangkapan tersebut, disita beberapa barang bukti dari Tersangka, yaitu berupa 202 butir pil putih diduga Yarindo, 1 buah handphone merk Xiomi Poco M3 Pro warna kuning, uang senilai Rp 300.000, dan 1 buah kartu ATM Maybank. Serta 1 buah bekas kaleng susu “Morinaga Chilmil 2” ukuran 400 gram. J

“Juga 1 kotak kardus kecil warna coklat yang dililit lakban warna coklat, terdapat tulisan J&T EXPRESS EZ MUG022 dan penerima atas nama Tersangka berikut alamatnya. Kemudian Tersangka RR berikut barang bukti dibawa petugas ke Mako Sat Narkoba Polres Magelang Kota untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Yolanda.

Tersangka RR, disangkakan melanggar Pasal 196 jo Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Subsider Pasal 197 jo Pasal 106 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja sebagaimana mengubah sebagian Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

“Atas perbuatannya, Tersangka diancam pidana penjara selama-lamanya 10 tahun,” pungkas Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda. (Iwan)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari suarajelata.com.

Mari bergabung di Halaman Facebook "suarajelata.com", caranya klik link Suara Jelata, kemudian klik ikuti.