Close Iklan
DAERAHPOLITIK

Cetak Pemimpin Berkualitas, SKP Gelar Sekolah Sehari Penggerak Perubahan

×

Cetak Pemimpin Berkualitas, SKP Gelar Sekolah Sehari Penggerak Perubahan

Sebarkan artikel ini

BREBES JATENG, Suara Jelata Sekolah Kepemimpinan Publik adalah lembaga pendidikan yang fokus pada pengembangan keterampilan kepemimpinan bagi para pemimpin publik atau calon pemimpin publik. Baik di level pemerintahan maupun organisasi masyarakat sipil.

 

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Sekolah Kepemimpinan Publik bertujuan untuk menghasilkan pemimpin yang mampu memimpin dengan baik, bertanggung jawab, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan yang berubah-ubah.

 

demikian disampaikan Ketua (SKI) Kabupaten Sragen, M Rahmat di perhelatan Sekolah Kepemimpinan Publik Kabupaten Sragen di Joglo Perubahan Plumbon Sambungmacan Sragen Jawa Tengah, Minggu (5/3/2023).

Sementara, Ketua Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Sragen, Jateng, Tono menyampaikan. Program pendidikan di Sekolah Kepemimpinan Publik biasanya mencakup berbagai aspek kepemimpinan, seperti komunikasi, pengambilan keputusan, manajemen konflik, etika, dan strategi kepemimpinan.

 

“Selain itu, para siswa juga akan belajar tentang isu-isu publik yang relevan, seperti kebijakan publik, hukum, dan tata kelola pemerintahan yang baik,” terangnya.

 

 

Selain dirinya menjadi narasumber, peserta Sekolah Sehari Penggerak Perubahan diberikan materi ke-Indonesiaan, kepemimpinan dan pergerakan juga menghadirkan narasumber Rohmad Tejo dari PKS dan Ketua Partai Demokrat Sragen Budiono Rahma.

 

 

Acara berlangsung dinamis dari jam 09.00 sampai 15.00 dan antusiasme peserta terlihat dari banyaknya tanggapan dan interaksi.

 

SSPB diikuti 42 peserta terdiri dari pegiat pemenangan Anies Baswedan menuju Presiden RI 2024 seperti Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI) Jarnas, Anies, Sobat Anies, ABC serta Ormas yang ada di Kabupaten Sragen.

 

Budiono Rahmadi menyatakan, Sekolah Kepemimpinan Publik biasanya ditujukan bagi para profesional di bidang publik atau orang-orang yang berminat untuk terlibat dalam kepemimpinan publik.

 

“Beberapa contoh pekerjaan yang dapat diambil setelah menyelesaikan program di Sekolah Kepemimpinan Publik adalah pejabat pemerintahan, pemimpin organisasi masyarakat sipil, dan pegiat sosial, giat ini sangat berguna untuk pengembangan diri juga,” jelas Budiono.

 

Sementara itu, Rohmad Tejo dari PKS memberikan penguatan kerelawanan tentang sikap masyarakat untuk terus peduli keadaan negeri.

 

Pada sesi akhir acara semua peserta memberi harapan dan doa untuk perubahan Indonesia lebih baik dengan kepemimpinan nasional bersama Anies Baswedan. (Olam)