BREBES JATENG, Suara Jelata – Badan Koordinasi Saksi ( Bakorsi) Brebes menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) saksi pasangan capres dan cawapres, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan kecurangan dalam pemilihan presiden 14 Februari 2024.
Oleh karena itu, para petugas saksi diharapkan mampu mengawasi jalannya pemungutan suara hingga ke penghitungan di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Bekerja sama dengan relawan Anies Baswedan Club, Forum Alumni Perguruan Tinggi (API) Perubahan dan Deputi Saksi Timnas AMIN. Kegiatan dilaksanakan di hotel Anggraini, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Minggu (21/1/2024).
Adapun kegiatan Bimtek tersebut menghadirkan pemateri dari Timnas AMIN, yakni Ir, Ahmad Sarbini.
“Poin utama yang disampaikan dalam Bimtek ini adalah untuk mempersiapkan dan mengedukasi saksi-saksi pasangan AMIN di setiap TPS agar paham teknis aturan aturan pemilu,” kata Ahmad Sarbini yang juga dari Forum API Perubahan dan Deputi Saksi Timnas AMIN.
Selain itu, ia juga memberikan materi pengetahuan tentang hukum pada pemilu serta tanggung jawab menjadi saksi.
“Bagaimana menjadi saksi, cara berkordinasi jika menemui sejumlah kecurangan,” ujarnya kepada awak media.
Ia menilai, kecurangan dalam pemilu bisa saja terjadi. Hal itu menjadi dasar untuk memberikan materi hukum kepada para saksi.
“Kecurangan-kecurangan dalam pemilu itu bisa saja terjadi, maka mereka harus berani mengawal berani berbicara atau mencatat jika terjadi kecurangan yang terjadi di TPS,” katanya.
Sementara, Ketua Bakorsi Brebes, Santoso mengatakan, Bimtek itu sebagai cara menumbuhkan embrio-embrio militan untuk AMIN.
“Ini sebagai bentuk menumbuhkan embrio militan AMIN yang akan mengawal dan memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden 2024, Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar,” kata Santoso.
Santoso berharap, dari Bimtek khusus untuk saksi AMIN itu pada pemungutan suara nanti para saksi dapat menguasai secara materi dan teknis pemungutan suara serta mengkritisi jika ada temuan kecurangan.
“Apabila ada sesuatu hal yang dapat merugikan, sehingga mereka semua bisa mengatasi. Karena sudah teredukasi dengan baik,” jelasnya.
Ia menegaskan, jika ditemukan kecurangan pihaknya sudah siap untuk berkoordinasi dengan tim hukum nasional AMIN.
Selain itu, pihaknya berharap, pasangan nomor urut 01 itu dapat meraih 80 persen suara di Brebes dan berharap seluruh relawan AMIN tetap semangat untuk bersama sama mengawal suara AMIN di Pilpres 14 Februari 2024 mendatang.
Pantauan suarajelata.com, sejumlah peserta antusias menyelami apa yang disampaikan pemateri. Para peserta bahkan tidak jarang mengajukan berbagai pertanyaan. (Olam).












