SINJAI, Suara Jelata – Beberapa hari terakhir, warga di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, mengeluhkan air PDAM yang terasa asin.
Kondisi ini sempat membuat resah masyarakat, termasuk sejumlah pelaku usaha depot air minum isi ulang (DAMIU) yang terdampak langsung.
Menanggapi hal itu, Direktur Perumda Air Minum Tirta Sinjai Bersatu (PDAM), Nasrullah Mustamin, memberikan klarifikasi.
Ia menyebut, air asin tersebut bukan akibat gangguan teknis atau pencemaran, melainkan faktor alam.
”Bulan ini pasang tinggi dan sampai di intake kami di Lempakomae. Kondisi ini biasanya berlangsung selama dua sampai tiga jam pada siang dan malam hari,” jelas Nasrullah, Sabtu (11/10/2025).
Ia menuturkan, fenomena pasang air laut yang tinggi menyebabkan air laut sesekali masuk hingga ke area pengambilan air baku (intake) PDAM.
Meski demikian, pihaknya memastikan telah mengambil langkah antisipasi.
”Petugas kami siaga di pengolahan. Bila pasang terjadi, mesin langsung dimatikan sementara. Setelah air surut, pompa air baku Sungai Tangka kembali kami aktifkan,”katanya.
Nasrullah juga mengimbau warga agar tetap tenang dan memahami bahwa kondisi ini bersifat musiman, biasanya terjadi saat pasang laut tinggi.
”Kami terus memantau kondisi air baku dan memastikan distribusi air ke masyarakat tetap aman dan layak konsumsi,” pungkasnya.
Pasang Laut Tinggi, Air PDAM Sinjai Terasa Asin Sementara











