SINJAI, Suara Jelata-–Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai kembali melaksanakan kegiatan Peningkatan Ketersediaan Ikan untuk Konsumsi dan Pengolahan sebagai bagian dari upaya mempromosikan komoditi hasil perikanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Desa Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah, dan dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sinjai, Rozalina A. Mahyanto, Rabu (26/11/2025).
Kepala Dinas Perikanan Sinjai, Syamsul Alam, dalam laporannya menjelaskan bahwa usaha pengolahan ikan merupakan salah satu alternatif penting untuk menjaga mutu ikan agar tetap layak konsumsi, sekaligus memberikan kontribusi ekonomi bagi masyarakat, khususnya di sektor perikanan.
“Beberapa kategori usaha pengolahan ikan saat ini antara lain pembekuan, pengeringan, pengasapan, pengesahan ikan, serta pelumatan daging ikan menjadi surimi,” jelasnya.
Menurutnya, berbagai produk turunan hasil olahan perikanan juga semakin digemari masyarakat karena praktis dan bernilai tambah, seperti bakso ikan, nugget ikan, abon ikan, hingga siomay ikan.
Produk-produk ini telah banyak dihasilkan oleh pelaku usaha yang tergabung dalam Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (POKLAHSAR) binaan Dinas Perikanan Sinjai bersama penyuluh perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Syamsul Alam menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus mendukung program prioritas Pemerintah Daerah Sinjai, khususnya dalam penanganan stunting melalui gerakan Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN).
Sementara itu, Ketua TP PKK Sinjai, Rozalina A. Mahyanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini mengangkat tema “Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) sebagai Alternatif Pencegahan dan Penanganan Stunting.”
“Atas nama TP PKK Kabupaten Sinjai, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Perikanan, Pemerintah Kecamatan Sinjai Tengah, serta Pemerintah Desa Pattongko atas terlaksananya kegiatan ini,” ungkap Rozalina.
Ia juga menyoroti perkembangan pelaku usaha pengolahan hasil perikanan di Sinjai yang dinilainya semakin kreatif dan berkembang.
“Kami melihat geliat UMK, terutama pelaku usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, terus meningkat melalui produk-produk olahan berkualitas. Ini merupakan bentuk diversifikasi usaha sekaligus mata pencaharian alternatif bagi masyarakat,” tambahnya.
Rozalina juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ikan Nasional bertema “Protein Ikan untuk Generasi Emas 2025” yang jatuh pada 21 November 2025.
Momentum tersebut, kata dia, selaras dengan program prioritas Pemerintah Daerah dalam penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, dan penguatan ketahanan pangan.
Dalam kesempatan ini, peserta juga diberi pemahaman mengenai pentingnya konsumsi ikan, terutama bagi ibu dan anak. Semua ini penting untuk perkembangan otak, pertumbuhan fisik, meningkatkan kecerdasan, kekebalan tubuh, serta mencegah stunting.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Sinjai Tengah Syahrul Paesa, Kepala Desa Pattongko, serta peserta dari kelompok sasaran seperti pasangan usia subur, ibu hamil, ibu menyusui dan Keluarga Berisiko Stunting.











