News

Dianggap Sepihak, Mahasiswa FDK Tuntut LPP Universitas di UIN Alauddin Makassar

×

Dianggap Sepihak, Mahasiswa FDK Tuntut LPP Universitas di UIN Alauddin Makassar

Sebarkan artikel ini
Sejumlah massa aksi saat berunjuk rasa di LPP-U UIN Alauddin Makassar (Dok.Suedi)

MAKASSAR, Suara Jelata— Sejumlah massa aksi memadati gedung Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, pasalnya di momen pesta demokrasi kampus tahun ini, Lembaga Penyelenggara Pemilihan Mahasiswa di tingkat Universitas (LPP-U) diduga sekongkol dengan pimpinan kampus. Jumat, (27/01/2023).

Massa aksi sebelum melakukan demonstrasi di Rektorat, diketahui terlebih dahulu demo di Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK).

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Dengan beberapa tuntutan yang dibawa mengenai dugaan kesalahan yang dilakukan LPP-U, diantaranya keberpihakan terhadap pendaftar calon pengurus Senat Mahasiswa Universitas (Sema-U) dari Fakultas Dakwdan Komunikasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media, ada empat pendaftar untuk calon pengurus Sema-U, dari keempat tersebut yakni; Amir Mahmud, Kaharuddin, Wahid dan Mutmainah.

Namun, kata Formatur Ketua Sema FDK, Mufadhdal Raihan, yang diberikan kesempatan vguntuk mengikuti tahapan tes hanyalah, Wahid dan Amir Mahmud.

“Kami khusus dari Lembaga Kemahasiswaan FDK, sangat menyayangkan keputusan dari pengurus LPP-U. Kenapa kemudian yang dipersilakan untuk mengikuti tes dalam hal ini tes BTQ hanya kedua dari keempat pendaftaran tersebut,” ujarnya.

“Padahal kalau kita melihat antara keempat calon pengurus Sema-U tersebut, yang benar-benar mengikuti prosedur untuk didelegasikan dari internal Fakultas Dakwah dan Komunikasi, hanya Amir Mahmud dan Kaharudin. Tetapi keputusan yang diambil oleh LPP-U sepihak, entah bersekongkol dengan pimpinan,” lanjutnya.

Dari keputusan yang diambil oleh pihak LPP-U, Formatur Ketua Dewan Mahasiswa (Dema) FDK, meminta khusus calon pengurus Sema-U dari dakwah untuk dikembalikan ke internal Fakultas terlebih dahulu.

“Pengurus LPP-U harusnya netral, jangan mengambil keputusan yang sepihak. Kami meminta kepada pengurus LPP-U untuk calon dari FDK dikembalikan ke internal fakultas, sesuai prosedur yang berlaku,” Tegas Faddal sapaan akrab dari Mufadhdal Raihan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari LPP-U.