Close Iklan
BeritaDAERAHSosial

Hari Kedua Semarak HUT KKP ke-25, PPN Gelar Ragam Kegiatan 

×

Hari Kedua Semarak HUT KKP ke-25, PPN Gelar Ragam Kegiatan 

Sebarkan artikel ini
Pemberian santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada yang berhak. (foto: Ateng)

KOTA TERNATE MALUT, Suara Jelata Hari kedua kegiatan dalam rangka semarak HUT Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) ke-25 di Lapangan Pengembangan PPN Ternate berjalan tertib dan lancar.

Sejumlah kegiatan yang digelar dihari kedua, Sabtu (26/10/2024) meliputi Senam bersama. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Selain itu dilakukan pula pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan ini dikhususkan bagi nelayan dan masyarakat sekitar pelabuhan bekerjasama dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan Ternate.

Ditemui awak suarajelata.com, Kepala Pelabuhan Nusantara (PPN) Ternate, Kamarudin, S.Pi, M.Si. mengatakan, selain dua kegiatan tersebut, ada juga sosialisasi penanganan ikan yang baik. Sosialisasi ini bekerjasama dengan Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Ternate.

“Kegiatan ini untuk memastikan mutu hasil tangkapan ikan kita tetap terjaga guna mendukung program penyediaan bahan pangan bergizi,” ujarnya.

Terkait sosialisasi tersebut, mewakili Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan, Benny Prabowo melalui Coaching Klinik dan Edukasi Mutu Ikan menyebutkan, edukasi penanganan ikan dilakukan agar kualitas hasil tangkapan berupa ikan tetap terjamin mutunya dari hulu hingga hilir.

“Sesuai Tupoksi, Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan melakukan sertifikasi hasil tangkapan. Ada 9 Sertifikat yang diterbitkan dan diberikan oleh instansi kami,” ujar Benny.

Dikatakan Benny, maksud dan tujuan coaching dan edukasi ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pelaku usaha perikanan di sektor hulu.

Ia mengatakan, ini untuk menjamin mutunya tetap terjaga hingga hasil tangkapan tersebut sampai ke tangan konsumen.

Sambutan Kepala PPN Ternate sebelum menyerahkan sertifikat penghargaan kepada pelaku usaha. (foto: Ateng)

“Kami berharap semua stakeholder bisa membangun rantai distribusi yang baik dimulai dari hulu hingga hilir. Dengan demikian mutu ikan tetap terjaga, berdaya saing dan bisa dinikmati konsumen baik dalam negeri maupun luar negeri,” pungkasnya.

Selain kegiatan tersebut ada juga sosialisasi perlindungan nelayan. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ternate. Salah satu item kegiatannya berupa pemberian jaminan sosial bagi nelayan.

Diwawancarai awak suarajelata.com, Taufik dari BPJS Ketenagakerjaan mengatakan, pada dasarnya BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada para pekerja. Dalam konteks ini menurutnya, bukan hanya pekerja yang ada di perusahaan tapi juga pekerja informal seperti yang ada di PPN Ternate. Mereka adalah nelayan, pedagang dan pekerja informal lainnya.

Sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan ini juga dirangkai dengan pemberian santunan kematian senilai Rp 42.000.000.

Terkait pemberian penghargaan kepada pelaku usaha yang berperan aktif mendukung operasional pelabuhan dan pengembangan industri perikanan, Kepala PPN Ternate, Kamarudin, S.Pi, M.Si secara langsung memberikan sertifikat penghargaan kepada 3 pelaku usaha sektor perikanan dan kelautan.

“Pelaku usaha yang menerima penghargaan dinilai memenuhi 3 kriteria kategori. Kategori pertama, pelaku usaha yang paling patuh melaksanakan klausul-klausul dalam surat perjanjian penggunaan fasilitas PPN Ternate baik penggunaan lahan dan bangunan,” tukasnya.

Lanjut Kamarudin, kategori kedua adalah pelaku usaha yang paling berkontribusi dalam peningkatan operasional hasil tangkapan nelayan, banyak menyediakan jasa untuk nelayan terutama logistik (es, BBM dan logistik untuk kapal dan ABK).

Kategori ketiga adalah pelaku usaha yang paling patuh terhadap penerapan K5 (Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Keindahan dan Keselamatan Kerja).

“Tiga pelaku usaha tersebut adalah, CV Santo Alvin Pratama, PT Mitra Tuna Mandiri dan PT Tama Artha Nusantara,” sebut Kamarudin.

“Harapan kami, pemberian penghargaan ini dapat menjadi motivasi kepada semua pelaku usaha baik yang sudah mendapat maupun belum. Ada 30 pelaku usaha yang ada di area PPN Ternate, kami berharap semua pelaku usaha tersebut dapat mematuhi klausul-klausul yang tertuang dalam surat perjanjian. Ini sebagai bukti PPN Ternate peduli terhadap pembangunan sektor Kelautan dan Perikanan.

Selain berbagai kegiatan tersebut, ada juga lomba menggambar dan melukis untuk anak-anak. Kegiatan ini sebagai bentuk edukasi mengenai kelestarian laut. (Ateng)