NewsSosial

Kasihan, Pemuda Desa Biru Bone Ini, Tujuh Tahun Dengan Punggung Bengkok

×

Kasihan, Pemuda Desa Biru Bone Ini, Tujuh Tahun Dengan Punggung Bengkok

Sebarkan artikel ini

BONE, Suara Jelata— Nasib tragis menimpa Ismail (18), Warga Dusun Abbumpuneng, Desa Biru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Pasalnya, sudah kurang lebih 7 (tujuh) tahun Ismail tidak bisa melakukan aktifitas seperti biasanya.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Dimana, anak kedua dari 3 (tiga) bersaudara dari pasangan suami istri Mansur dan Rohani ini menderita tulang punggung dengan posisi yang bengkok.

Saat ditemui di Rumahnya, di Dusun Abbumpuneng, Desa Biru, Mansur, menjelaskan penyakit Ismail bermula pada saat tahun 2013 lalu.

“Pada saat itu, Ismail masuk di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dia latihan pus up, setelah itu dia mengeluh dibagian perutnya” katanya.

Lanjut, setelah Ismail mengeluhkan rasa sakit dibagian perutnya, orang tua Ismail membawa Ismail di orang pintar (sanro).

“Saya bawa Ismail ke orang pintar untuk mengurutnya, tapi tidak sembuh-sembuh juga” imbuhnya.

Tidak lepas dari itu, Ismail dibawa ke Rumah Sakit Wahidin, Kota Makassar untuk mendapatkan perawatan medis.

“Iye sempat saya bawa ke RS Wahidin, Ismail dirawat selama 1 bulan tapi biaya kami sudah habis, jadi Ismail kami bawa pulang” ungkapnya.

Bukan hanya di Rumah Sakit Wahidin, Ismail juga pernah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai.

“Saya pernah juga membawa Ismail di RSUD Sinjai tapi tidak ada perubahan dan uang saya sudah habis untuk membiayainya, terpaksa saya bawa pulang” tambahnya.

Karena itu, Ismail hanya dirawat di Rumahnya, karena orang tuanya tidak mempunyai uang untuk membiayai Ismail secara medis.

Mansur berharap, semoga Pemerintah bisa membuka mata dan hatinya untuk membantu biaya pengobatan anaknya.

“Semoga Pemerintah bisa membantu biaya pengobatan anak saya, supaya anak saya bisa sembuh seperti sediakala” harapnya.

Takwa