Demo Politik Masuk Kampus, Pihak STIPM Sinjai Akan Bertindak Tegas

Mahasiswa dialog dengan pihak kampusnya.

SINJAI, Suara Jelata— Sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Muhammadiyah Sinjai (STIPM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kampus sekitar 09.30 Wita. Senin, (11/02/16).

Para mahasiswa ini menuntut pihak kampusnya karena dianggap melakukan politik praktis.

Ditanggapi pihak kampus yang dipimpin oleh Ketua BPH Drs, H. Marsuki Ali M,Pd, saat audiens menjelaskan bahwa kami akan menyikapi soal ini dan akan segera menyelesaikan masalah tersebut.

“Kami akan menyelesaikan hal tersebut, memang di dalam kampus dilarang melakukan kampanye dan jika ditemukan ada oknum dosen yang melakukan hal seperti itu maka kami akan berhentikan” tegas Marsuki Ali sekaligus Mantan Ketua STISIPM Sinjai ini.

Baca Juga:  Sinjai Dikunjungi Yayasan Bertaraf Internasional, Bantuan Rutin Keagamaan di Sinjai Dirutinkan

Berdasarkan pantauan dari media ini, para mahasiswa STIPM Sinjai ini melakukan orasi sambil membakar Ban Bekas menentang politik praktis masuk di dalam kampus.

“Kampus tempat pendidikan bukan tempat kampanye, itu sudah diatur dalam undang-undang pemilu dan kami keberatan dengan adanya kegiatan tersebut. Dan kami meminta pihak kampus untuk menyelesaikan masalah tersebut” ungkap orator, Paris saat berdialog dengan pihak kampus.

Baca Juga:  DKR Sinjai Selatan Tak Mau Pramuka Ikut Berpolitik Praktis

Diketahui, Ada 3 (Tiga) tuntutan yang dilontarkan para mahasiswa ini yakni Penerima beasiswa, tolak politik praktis, dan Cash.

Aksi ini dilakukan karena Diduga ada oknum Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI Pusat yang melakukan kampanye secara terang-terangan saat berkunjung di STIPM Sinjai. Oleh sebab itu sejumlah mahasiswa STIP Muhammadiyah Sinjai melakukan aksi.

TIM/REDAKSI