Kasus Dugaan Pemukulan Oleh Oknum Dekan IAIM Sinjai Terus Berjalan

Ruangan Reskrim Polres Sinjai

SINJAI, Suara Jelata—Kasus dugaan pemukulan Mahasiswa yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum Dekan Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai terus berlanjut. Rabu, (13/2/2019).

Sejauh ini sudah ada 3 orang saksi dari pihak korban yang diperiksa oleh pihak penyelidik.

Hal ini diutarakan Polres Sinjai saat dikonfirmasi media ini, menurutnya sampai sejauh ini pihak kepolisian telah memanggil korban untuk dimintai keterangan.

Menurut salah seorang penyidik Reskrim Sinjai, Brigpol. Muhammad Risal bahwa kasus tersebut tetap diproses.

Baca Juga:  Pemda Apresiasi Seminar Nasional UMKM 4.0 EKOS IAIM Sinjai

Kasus yang diduga penganiayaan ini masuk dalam pasal 352 KHUAP dan hingga saat ini sudah sampai pada tahap penyidikan.

“Kasus ini akan diproses, tapi karena di sini banyak sekali kasus-kasus makanya perlu sedikit bersabar tapi tetap akan terus diposes untuk menindak lanjuti,” katanya.

Pihak korban, Sulfadli, selaku pelapor sudah dua kali diperiksa oleh pihak penyelidik untuk melakukan verifikasi lebih lanjut.” Saya sudah 2 kali diperiksa, ” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, terkait pemukulan salah satu Mahasiswa, yang dilakukan oleh oknum Dekannya sendiri beberapa hari yang lalu, kini resmi dilaporkan di Polres Sinjai, Selasa, (29/01) kemarin.

Baca Juga:  Himasdap STIPM Sinjai Hadiri Seminar Nasional Kelestarian Laut di UGM

Diketahui Mahasiswa yang diduga dipukul yakni, Sulpadli, Mahasiwa semester 3 jurusan Hukum Fakultas Ekonomi dan Hukum Islam (FEHI) IAIM Sinjai.

Oknum Dosen IAIM Sinjai yakni inisial MA dilaporkan oleh Mahasiswanya karena diduga melakukan pemukulan saat sejumlah Mahasiswa memprotes kebijakan kampusnya 15 Januari kemarin di Kampus IAIM Sinjai, Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Sinjai Utara.

Editor: SJ