Soal Kekerasan Akademik, Mahasiswa Sinjai Juga Gelar Aksi Kamisan

Aksi Kamisan mahasiswa Sinjai di Taman Karampuang

SINJAI, Suara Jelata — Koalisi Pemuda dan Mahasiswa Sinjai kembali melakukan kegiatan rutin berupa aksi kamisan di Tugu Persatuan Raya, kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Kamis, (14/3/2019).

Menurut Fitrah, selaku jenderal lapangan bahwa aksi tersebut akan menjadi aksi yang akan disaksikan tiap minggunya oleh masyarakat Indonesia.

“Harapan kami aksi kamisan ini bisa manjadi alarm aktif, menjadi tanda atau peringatan kepada lembaga birokrasi kampus yang sering kali melakukan kejahatan kepada mahasiswa dengan berbagai kekerasan akademik, meskipun kampus juga sering membela dirinya sendiri,” tuturnya di hadapan media.

Baca Juga:  Buang Air di Pinggir Sungai, Pria Luwu Ini Diringkus Polisi

Kegiatan tersebut berlangsung sekitar 2 jam dengan kondisi hujan namun tidak menjadi alasan bagi puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kabupaten Sinjai memilih tetap melanjutkan aksinya.

“Aksi kamisan bukan cuman ada di Jawa dan kota besar lainnya, tapi aksi kamisan juga ada di kabupaten Sinjai. Kenapa? karena ada keganjilan yang terjadi di Sinjai,” katanya.

Baca Juga:  Peduli Literasi, Mahasiswa MHU UINAM Donasikan Buku ke Taman Baca Nurul Jihad

Kata Fitrah, aksi kamisan yang digelarnya bukan lagi sekedar menuntut kepada kampus IAIM Sinjai, tetapi juga menuntut kepada negara dan dan kumpulannya untuk segera memperbaiki tatanan pendidikan.

“Kampus harus menjadi pendidikan yang menghormati hak asasi manusia dan demokrasi itu sendiri, dan bila mana Undang-undang Nomor 12 tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi menjadi dasar penguat terjadinya kekerasan akademik, maka kami dengan tegas katakan, lebih baik UUPT dihapuskan,” ungkapnya.

TIM/REDAKSI