Insiden Susur Sungai, Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Yogyakarta Jadi Tersangka

  • Whatsapp
Ket: Evakuasi jenazah korban susur sungai.

YOGYAKRTA, Suara Jelata— Polres Sleman akhirnya menetapkan salah satu pembina Pramuka SMPN 1 Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewah Yogyakarta (DIY), sebagai tersangka terkait insiden susur Sungai Sempor saat kegiatan Pramuka yang mendalam korban jiwa.

Pembina Pramuka yang juga guru olahraga berstatus PNS di sekolah itu berinisial IYA.

Muat Lebih

IYA menyandang status sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara oleh penyidik Polres Sleman yang dipimpin Direskrimum Polda DIY. Dalam gelar perkara itu, IYA dinilai bertanggung jawab dalam kegiatan susur sungai tersebut.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto membenarkan penetapan IYA sebagai tersangka dalam insiden susur sungai yang mendalam korban jiwa siswa SMPN 1 Turi.

“Benar. Polres Sleman sudah menetapkan pembina Pramuka susur sungai berinisial IYA,” ujarnya.

Penyidik kata Kombes Pol Yulianto, menjerat IYA Pasal 356 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia dan Pasal 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain mengalami luka-luka.

Lebih jauh dibeberkan oleh Kombes Pol Yulianto, terkait kasus ini tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain.

“Ya, kita lihat saja nanti hasil pihak penyidik. Bisa saja tersangkanya bertambah,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Turi, Titik Nurdiana mengaku tidak mengetahui kegiatan susur sungai yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa ini.

“Saya menjabat kepala sekolah disini baru 1,5 bulan,” terangnya seraya menambahkan bahwa kegiatan susur sungai merupakan program terdahulu sebelum dirinya jadi kepala sekolah di SMPN 1 Turi.

Laporan: Mhmd

loading...
  • Whatsapp