Kisah ‘Nek’ Isa, Warga Miskin di Desa Turungan Baji

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata–Sendiri dihari tua Begitulah yang dirasakan Nek Isa yang saat ini berusia 78 tahun. Nek Isa Warga Desa Turungan Baji Desa Cakkelembang, penglihatan dan pendengarannya yang tidak lagi berfungsi dengan baik.

Memungut daun cangkeh dan jual ayam peliharaannya, cara dia bertahan hidup diwaktu senjanya.

Berita Lainnya

Nek Isa menjelaskan dirinya tidak lagi terdata sebagai penerima berupa bantuan pemerintah, setelah beberapa tahun lamanya, program raskin, sejak itu dihentikan, dan tidak ada lagi berupa bantuan.

“Sudah lebih 4 tahun lebih nak, saya tidak menerima bantuan dari pemerintah, pernah dulu, beras sembako, raskin setelah itu tidak ada lagi”, jelasnya.

Lanjut menambahkan bahwa dirinya sekarang makan dan hidup, dengan mengandalkan menjual ayam peliharaannya.

Juga mengumpulkan daun cengkeh lalu menjualnya untuk membeli beras untuk menyambung hidupnya.

“Untuk makan dan beli beras sehari-hari biasanya saya mengumpulkan daun cengkeh lalu menjualnya, atau jual Ayam,” jelasnya saat diwawancarai Jurnalis Suara Jelata.

Suaminya telah meninggal dunia beberapa tahun lalu.

Hal ini juga ditanggapi pemuda Turungan Baji, Ansar agar pemerintah bisa menyalurkan berupa bantuan kepada warga yang betul membutuhkan.

“Semoga warga seperti ini bisa di data untuk menerima bantuan, semoga bantuan yang disalurkan pemerintah bisa tepat sasaran apalagi di Pandemi Covid-19 ini, seperti Nek Isa ini layak untuk mendapatkan bantuan,” ungkap Ansar.

Aziz/Fatahillah

loading...
  • Whatsapp