Pernah Kontak Dengan Pasien Positif Covid-19 Sinjai, Jubir Harap Warga Terbuka

  • Whatsapp

“Petugas dari Dinas Kesehatan Sinjai melakukan Penyemprotan desinfektan di Rumah Pasien Covid-19 di Desa Bonto salama, Kecamatan Sinjai barat, ” Irwan Suaib (Kadis Infokom Sinjai)

SINJAI, Suara Jelata—Tercatat tujuh pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sinjai Setelah keluarnya hasil tes sampel swab dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar.

Berita Lainnya

Hal tersebut, disampaikan langsung oleh Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sinjai Andi Seto Asapa (ASA), Jumat (1/5/20) saat jumpa pers di Hotel Sinjai.

Menurutnya, kondisi ini tentu sangat mengejutkan. Sehingga dirinya selaku Bupati Sinjai mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk bisa mengikuti anjuran pemerintah.

“Bagi mereka yang dikunjungi petugas medis karena terkonfirmasi pernah berinteraksi dengan pasien positif Covid-19, hendaknya bisa jujur dan kooperatif,” tuturnya.

Juru bicara satuan gugus tugas (satgas) percepatan penanganan Covid-19 Sinjai Andi Suryanto Asapa, pihaknya langsung melakukan tracking kontak untuk mencegah penyebaran lebih luas.

“Kita tentu lakukan tracking kontak mulai dari keluarga dekat hingga orang yang pernah kontak dengan pasien yang dinyatakan positif, ” bebernya.

Tracking kontak dilakukan kepada siapa saja yang pernah kontak dengan 6 pasien yang merupakan santri dari Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, Magetan Jawa Timur.

Apalagi, pasien berstatus positif ini merupakan pasien yang tidak memiliki gejala atau OTG dan sering berinteraksi dengan warga yang ada di sekitarnya.

“Semua yang pernah kontak dengan 6 pasien positif itu kita lakukan tracking sampai tuntas termasuk petugas kesehatan yang menjemput juga kita periksa, rumah pasien juga kita semprot cairan disinfektan,” katanya.

Keluarga maupun yang pernah kontak langsung akan menjalani rapid test.

“Yang pernah kontak dengan 6 orang ini sangat banyak apalagi mereka sudah dua minggu disini, jadi semakin banyak lagi pemeriksaan yang akan kita lakukan, ” terangnya.

dr. Dedeth sapaan akrab Andi Suryanto Asapa juga berharap kepada masyarakat yang merasa pernah bersentuhan atau kontak dengan pasien yang dinyatakan positif agar sekiranya secara sukarela untuk memeriksakan dirinya di Puskesmas terdekat. (Adv)

loading...
  • Whatsapp