HMI Cagora Demo di Kantor Polda Sulsel, Tuntut Tindakan Represif Kepolisian

  • Whatsapp

MAKASSAR, Suara Jelata— Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya, kembali menggelar aksi demonstrasi dengan tuntutan, menolak tindakan represif aparat kepolisian terhadap demonstran, di depan Kapolda Sulawesi Selatan. Senin, (05/10/2020).

Hal ini dilakukan HMI Cabang Gowa Raya, karena adanya respon dari Kapolda Sulsel pada aksi sebelumnya yang digelar  di Jalan Sultan Alauddin depan Kampus I UIN Alauddin Makassar 1 Okktober 2020 lalu.

Bacaan Lainnya

Dalam orasinya, Jendral Lapangan, Akbar, mengatakan tindakan represif yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap salah satu kader Himpunan Mahasiswa Islam merupakan tindakan yang tidak manusiawi.

“Tindakan represif yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap salah satu kader Himpunan Mahasiswa Islam merupakan tindakan yg tidak manusiawi,” ujarnya.

Lanjut, Akbar menambahkan bahwa tindakan aparat kepolisian membuktikan minimnya pemahaman kepolisian dalam menyikapi aksi demonstrasi.

“Tindakan aparat kepolisian itu membuktikan bahwa minimnya pemahaman aparat kepolisian dalam menyikapi aksi demonstrasi dan juga merupakan bentuk pelanggaran dari aparat kepolisian, sebab telah  kita ketahui bersama bahwa UUD No. 2 Tahun 2002, Kepolisian bertugas untuk mengayomi, melindungi, dan menjaga masyarakat terutama demostran,” tambanhnya.

Dalam aksi kedua yang dilakukan di depan Kapolda ini, orator dari komisariat sejajaran menuntut terhadap Kapolda untuk mengevaluasi kinerja Polrestabes Makassar.

“Polrestabes harus meminta maaf secara institusi dan menuntut kapolda Sulsel memberikan sanksi kepada aparat Kepolisian yang melanggar SOP penanganan demonstran, dan mendesak Kapolda Sulsel laporan pengaduan atas tindakan represif kepada demonstran,” kuncinya.

loading...
  • Whatsapp