DPRD SINJAINews

Tinjau Langsung, Anggota DPRD Sulsel Apresiasi Pupuk Kompos KT Lamatti Rilau

×

Tinjau Langsung, Anggota DPRD Sulsel Apresiasi Pupuk Kompos KT Lamatti Rilau

Sebarkan artikel ini

SINJAI, Suara Jelata–Kegiatan sosialisasi Perda No. 4 Tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Ternak Betina produktif dan Pengeluaran Ternak yang dilaksanakan oleh Drs. A. Muchtar Mappatobba, M.Pd. sebagai Anghota Dewan Propinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di klurahan Lamatti Rilau Kecamatan Sinjai Utara. Senin, (15/02/2021).

Dalam pemaparannya, dirinya menyampaikan bahwa pentingnya Perda ini untuk meningkatkan produksi ternak yang ada di wilayah Lamatti Rilau.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Tidak sampai disitu, Drs. A. Muchtar Mappatoba juga menyampaikan beberapa keberhasilan yang telah dilakukan selama menjadi perwakilan di DPRD Sulawesi Selatan dan kedepan akan lebih banyak berusaha membantu pertanian dan peternakan terkhusus di wilayah Kabupaten Sinjai.

Dikesempatan yang sama, Pengurus Karang Taruna Lamatti Rilau menyampaikan aspirasi terkait Program yang sementara dilaksanakan yaitu Pengolahan Pupuk Organik yang berasal dari Kotoran Hewan Ternak.

“Hal ini akan kami jadikan sebagai salah satu produksi yang bisa menjadi sumber penghasilan bagi warga,” hal itu disampaikan Andi Rahmatullah yang menjabat sebagai Ketua KT Lamatti Rilau.

Menurut Andi Rahmatullah, hal inilah yang menjadi ketertarikan anggota DPRD Sulsel inibuntuk menyambangi Rumah Produksi pengolahan Pupuk Organik yang tidak jauh dari lokasi sosialisasi.

Sementara Drs. A. Muchtar Mappatoba yang meninjau langsung menyampaikan apresiasinya kepada kelompok Karang Taruna yang ada di Kelurahan Lamatti Rilau.

“Ini milenial sekali, memanfaatkan anak-anak muda dan potensi SDA di sekitar, ini bisa menjadi percontohan bagi warga dan kelompok tani, bahkan bisa dijadikan sebagai tempat edukasi bagi kampus-kampus yang memiliki program yang seperti ini,” tuturnya.

Andi Muchtar menambahkan, pihaknya upayakan akan bantu dalam mensukseskan program Karang Taruna ini.

“Karena saya juga adalah salah satu orang yang hobi menanam tanaman dan sayuran, jika perlu nanti saya pesan khusus pupuknya jika sudah selesai tahap fermentasi dan siap untuk dipasarkan,” tambahnya.

Sementara KT Lamatti Rilau berharap agar program ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, khususnya DPRD Sulsel di wilayah Kabupaten Sinjai.

“Sehingga dapat menjadi produksi unggulan daerah dan bisa merambah sampai luar Kabupaten dan tentunya untuk mendapatkan hasil dan kualitas pupuk yang baik membutuhkan alat yang lebih mumpuni untuk mengolah pupuk yang bisa bersaing,” tutup Andi Rahmatullah.

Fatahillah