Mediasi Buntu, Kasus Penebangan Pohon Mahoni di Sinjai Selatan Berlanjut ke RDP

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Kasus Penebangan Pohon Mahoni di Lapangan Bikeru 1, Kecamatan Sinjai Selatan kini telah ditindak lanjuti DPRD Sinjai.

Beberapa hari sebelumnya, Tokoh Masyarakat Sinjai selatan mengadukan persoalan ini melalui apirasi di DPRD Sinjai.

Bacaan Lainnya

Hari ini (27/4/2021) DPRD Sinjai mengelar mediasi di Ruang Pimpinan DPRD Sinjai yang dihadiri ketua DPRD, Lukman H. Arsal, Wakil Ketua DPRD, Ketua Komisi I, Ketua Komisi III, Camat Sinjai Selatan, Lurah Sinjai Selatan, Danramil Sinjai Selatan, Kapolsek Sinjai Selatan, Tokoh Masyarakat dan pembawa aspirasi.

Ketua DPRD Sinjai, Lukman Arsal mengatakan sebelumnya telah direncanakan akan dilaksanakan Rapat dengar pendapat (RDP).

Hanya saja kemudian ada surat kesepakatan bersama agar kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan, antara Tripika Kecamatan Sinjai Selatan dalam hal ini Camat, Kapolsek dan anggota Koramil Sinjai Selatan dengan tokoh masyarakat Kelurahan Sangiasseri.

“Namun setelah diadakan mediasi ini, pembawa aspirasi tetap ingin dilanjutkan RDP maka kita akan agendakan untuk itu, hari ini kita lakukan klarifikasi, belum masuk ke subtansi persoalan dan nanti di RDP diungkap, ” katanya.

DPRD Sinjai kembali akan mengagendakan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi I dan Komisi III, yang rencananya akan dilaksanakan pada Kamis 29 April 2021.

Pembawa aspirasi, Amiruddin Mappinessa, menuturkan persoalan penebangan Pohon Mahoni ini harus diungkap di publik.

Kami tentu akan maafkan, namun RDP tetap harus dilanjutkan, agar Masyarakat bisa tau siapa yang lakukan penebangan, siapa pelaku, untuk apa dilakukan penebangan, kita harus transparan karena disana itu Tanah Negara, sehingga perlu ada aturan untuk menebangnya, kita minta agar dibuka persoalan ini,” bebernya.

Lanjutnya, dia menyanyangkan pasca kejadian itu tidak ada klarifikasi dari pihak manapun sehingga dirinya akhirnya mengadukan hal ini di DPRD Sinjai.

“Kami minta persoalan ini di tuntaskan dengan terbuka, Bapak Camat harus menjelaskan ke Publik utamanya ke Masyarakat Sinjai Selatan, ” kuncinya.

loading...