Dilarang Mudik, Driver Sinjai Bersikap, Sempat Berencana Akan Demo

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Seluruh pangkalan driver menjerit dan tak berkutik dengan adanya pelarangan mudik yang ditetapkan oleh pemerintah, tidak terkecuali driver yang ada di Kabupaten, salah satunya perkumpulan driver Kabupaten Sinjai.

Ketua Asosiasi Driver Sinjai, Ashar mengatakan, telah melakukan kesepakatan dengan perwakilan driver yang ada di setiap daerah, tidak akan melakukan aksi.

Bacaan Lainnya

Namun tambah Ashar, terkhusus perkumpulan driver Sinjai menyatakan, akan ikut serta membantu pemerintah stay melakukan penjagaan di setiap pintu masuk Kab. Sinjai.

“Tepatnya Kamis (29/04/2021) kami bersama perwakilan driver dari luar kota bertemu di Makassar, pertemuan tersebut menyepakati agar tidak melakukan aksi. Digantikan dengan mengandalkan sosial media untuk menyuarakan keluh kesah driver, akibat pelarangan mudik,” terang Ashar, via Telepon Sabtu (01/05/2021).

Ashar mengaku, sebenarnya telah diusung akan melakukan aksi di depan kantor gubernur tepatnya Jumat (30/04/2021) hanya saja tidak memungkinkan, mengingat masih masa pamdemi covid-19.

“Sampai saat ini, kami tidak melakukan aksi dulu, kita lihat perkembangan ke depan. Ikatan driver daerah tujuan Makassar sepakat untuk tidak melakukan aksi dulu,” paparnya.

Selain itu Ashar mengungkapkan, jika pemerintah tetap melarang adanya mudik, maka driver Sinjai sepakat akan membantu pemerintah untuk stay di setiap pintu masuk kabupaten Sinjai.

“Tindakan tersebut dilakukan, agar dapat memastikan betul-betul tidak ada yang melakukan mudik, jangan sampai driver saja yang dilarang untuk mengambil penumpang untuk mudik. Sedangkan, mobil pribadi berlalu lalang masuk dengan alasan ingin menjemput keluarga, teman dan sebagainya,” paparnya.

Ashar bilang, nantinya jika ditemukan mobil pribadi yang masuk, tentu pihaknya meminta kepada satgas agar melarang mobil tersebut untuk masuk, dan menyuruh untuk putar balik.

“Itu kesepakatan kita kemarin, bersama seluruh driver Sinjai olehnya itu, jika ditemukan ada yang berani masuk tidak menutup kemungkinan kami akan bertindak. Karena, kami juga akan membagi driver untuk menjaga pintu kota,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Ashar juga membeberkan bentuk keluh kesah driver yang di posting di Sosial Medianya.

loading...