Rapat Paripurna Sempat Diskorsing Dua Jam, Pimpinan DPRD Sinjai Menyalahi Tatib

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Rapat paripurna pleno pembahasan revisi RPJMD sempat diskorsing selama dua jam, disebabkan beberapa anggota DPRD utamanya Muhammad Wahyu Komisi 1 yang juga sebagai Anggota Bapemperda, dalam rapat menuding Pimpinan DPRD menyalahi Tata Tertib (Tatib).

Muhammad Wahyu mengatakan, Pimpinan DPRD melakukan mekanisme rapat yang tidak sesuai dengan Tatib DPRD

Bacaan Lainnya

“Olehnya itu, rapat paripurna di skorsing selama dua jam, karena dikembalikan terlebih dahulu ke Bapemperda untuk membahas kembali terkait revisi RPJMD,” kata Wahyu, di Kantor DPRD Kab. Sinjai, Senin (07/06/2021)

Skorsing itu terjadi pasalnya kata Wahyu, sekitar 30 anggota DPRD patuh terhadap Tatib DPRD.

“Olehnya itu, Kami tadi meminta ditunda, karena tidak sesuai dengan mekanisme, di mana Pimpinan DPRD menyalahi Tata Tertib,” jelasnya.

Ia menjelaskan, menyalahi Tatib maksudnya adalah terdapat pasal dalam Tatib yang tidak sesuai mekanisme, berkaitan dengan hasil rapat Bapemperda hari Senin kemarin.

“Waktu itu saya yang pimpin rapat di mana, belum diputuskan untuk dilakukan rapat pleno paripurna karena masih butuh pendalaman terkait revisi RPJMD,” terangnya.

Sedangkan disatu sisi, Pimpinan DPRD mengundang untuk rapat dewan, membahas RPJMD.

“Tentunya, itu sudah menyalahi aturan. Apalagi, seharusnya dasar dari pada undangan pimpinan itu, harus berdasarkan hasil-hasil rapat,” ucapnya.

Menurut Wahyu, kejadian ini dijadikan sebagai pelajaran yang berharga.

“Bagi pimpinan DPRD agar supaya tidak terulang kembali apalagi, pimpinan DPRD sudah mengakui tadi salah dalam hal pelaksanaan Tatib sehingga dikembalikan ke Bapemperda,” paparnya.

loading...