UKM Seni Budaya eSA UIN Alauddin Makassar Buka Penerimaan Calon Anggota Baru

  • Whatsapp

MAKASSAR, Suara Jelata— UKM Seni Budaya eSA Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kini telah membuka pendaftaran calon peserta Seleksi Bakat dan Minat 23 (EKSIBANAT XXIII). Sabtu, (11/06/2021).

Pendaftaran penerimaan calon anggota baru ini dibuka sejak tanggal 06-20 Juni 2021 mendatang.

Bacaan Lainnya

Kegiatan EKSIBANAT kali ini mengangkat tema “Exodus Art” sebagai bentuk pelaksanaan regenerasi, yakni mengajak seluruh mahasiswa UIN Alauddin Makassar dalam hal pengembangan minat dan bakat di bidang seni budaya Islam.

Tema yang diangkat, Exodus Art merupakan suatu konsep pembenahan diri atau meninggalkan sesuatu (hal buruk) melalui kesenian (seni berhijrah/cara berhijrah).

Hijrah diartikan sebagai perpindahan atau meninggalkan yang dalam
pelaksanaanya ialah dengan cara hijrah Makaniyah (perpindahan fisik) dan Ma’nawiyah (menuju ke hal-hal yang lebih baik). Darinya itu, EXodus Art menjadi suatu konsep revolusi diri melalui pendekatan kesenian.

Muhammad Ruslan Raji, selaku Ketua Umum UKM Seni Budaya eSA mengungkapkan, penerimaan calon anggota baru ini merupakan suatu program yang mengharuskan keberlangsungan UKM sebagai lembaga kaderisasi.

“Kegiatan EKSIBANAT ini tentunya sebagai instrumen atau wadah dengan membuka ruang bagi seluruh mahasiswa UIN Alauddin Makassar untuk meningkatkan minat dan bakatnya melalui apresiasi seni budaya, juga dalam rangka peningkatan kualitas kreatifitas kaum intelektual yang berkedok seniman-seniman kampus” ujarnya.

Apapun dan bagaimanapun kondisi sekarang, dia berharap peran mahasiswa dalam bidang seni budaya harus senantiasa eksis membumi, khususnya di kampus UIN Alauddin Makassar.

Karena kata dia, lembaga seni budaya tentunya selalu menjadi sentral gagasan dalam menuangkan ide-ide kreatif pun selalu hadir berbeda dengan merespon kondisi dengan gayanya sendiri.

“Maka dari itu, dengan riang gembira, kami kembali mengajak seluruh mahasiswa UIN Alauddin Makassar untuk terlibat dalam kegiatan ini, dalam hal melakukan eksodus atau hijrah melalui gerakan kesenian. Mari merespon kenyataan dengan berkarya bukan bergaya, karena seni pun jalan kebenaran. Setelah ini esok apa lagi?” kuncinya.

Penulis: -
Editor: Aisyah
  • Whatsapp
loading...