Polres Magelang Ungkap Kasus Pencurian Handphone di Muntilan

  • Whatsapp

MAGELANG, Suara Jelata-– Polres Magelang berhasil mengungkap kasus pencurian handphone (HP) yang terjadi di Dusun Tambakan Semawung, Desa Sedayu Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Tersangka berinisial EW (45) warga Dusun Karanglo RT 02 RW 01 Desa Kalegen, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang

Demikian diungkapkan oleh Kapolres Magelang melalui Kasatreskrim Polres Magelang AKP Muhammad Alfan, S.I.K. Disebutkan korban bernama Bayu Fitrayanto (24) ber-KTP Kajoran, namun tinggal Dusun Tambakan Semawung, Desa Sedayu Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

Bacaan Lainnya

Alfan menerangkan awal mula kejadian pada hari Senin, 31 Maret 2021 sekitar pukul 13.50 WIB di rumah korban di Dusun Tambakan Semawung tersebut dalam keadaan kosong, ditinggal pergi namun tidak terkunci.

“Kemudian setelah korban kembali ke rumah, ternyata handphone Redmi Note 5 yang disimpan di atas meja dapur sudah hilang. atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 3.425.000,- dan melaporkan kejadian ke Polsek Muntilan,” papar Alfan, Rabu (16/06/2021).

Mendapat laporan tersebut, Polres Magelang melakukan penyelidikan dan pada hari Rabu tanggal 9 Juni 2021 pukul 22.00 WIB petugas berhasil menangkap pelaku (EW) di rumah kos pelaku di wilayah Mlati, Sleman, DIY.

“Dalam interogasi, tersangka mengakui perbuatannya telah mencuri handphone milik korban. Selanjutnya tersangka EW beserta barang bukti dibawa ke Polsek Muntilan untuk diproses lebih lanjut,” terang Alfan.

Alfan menjelaskan dalam pengungkapan kasus ini petugas melakukan penyitaan barang bukti. Berupa 1 (satu) buah HP Redmi Note 5 yang merupakan hasil curian dan 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario warna hitam No. Pol G-4739-CDG yang digunakan sarana oleh pelaku.

“Untuk memperkuat bukti dalam penyidikan, penyidik telah menyita barang bukti Handphone hasil kejahatan dan sepeda motor sarana kejahatan. Tersangka EW telah melakukan tindak pidana pencurian. Tindakannya melanggar Pasal 362 KUHP dan diancam hukuman paling lama 5 tahun pidana penjara,” jelas Kasatreskrim Polres Magelang, Muhammad Alfan.

Penulis: Iwan
Editor: Taqwa
  • Whatsapp
loading...