GUNUNGKIDUL, Suara Jelata— Kelurahan Wonosari Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarat (DIY) dicanagkan sebagai Kampung Tangguh Progo Anti Narkoba. Pencanangan secara resmi dilakukan oleh Bupati, H.Sunaryanta di Aula Balai Kelurahan Wonosari, Selasa (06/07/2021) kemarin.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sunaryanta mengatakan, bukan tanpa alasan dipilihnya Kelurahan Wonosari dicanangkan sebagai Desa Progo Anti Narkoba, mengingat sampai saat ini peredaraan narkoba masih cukup tinggi ditemui di masyarakat.
Barang yang masuk ke Indonesia didominasi pasar Asia yang peredaranya lintasan laut. Indonesia menjadi tujuan pasar narkoba yang cukup tingi, karena dua alasan penduduknya yang besar, serta pertumbuhan ekonomi sangat tinggi.
“Sehingga Indonesia disasar menjadi pasar narkoba, sementara korban penyalahgunaan narkoba di Indonesia mencapai 3 sampai 4 juta atau 3 persen dari jumlah penduduk Indonesia” papar Sunaryanta.
Kapolres Gunung Kidul, AKBP Aditya Galayuda Ferdiansyah, S.I.K., M.T., mengatakan
pencanangan dalam rangka mencegah ancaman penyalahgunaan narkoba dan melawan peredaraan narkoba.
“Jika dilihat kerawanan narkoba di Gunungkidul, Wonosari karena merupakan pusat kota, diharapkan Desa Wonosari mampu bersih dari peredaran dan penggunaan narkoba, serta menjadi pilot project di Gunugkidul” ujarnya.
Tinggingya penggunan narkoba dari tahun ke tahun, pada 2019 tercatat sebanyak 43 kasus, tahun 2020 ada 58 kasus dan tahun 2021 ada 35 kasus di Gunungkidul.
“Peredaraan barang narkoba menjadi ancaman yang sangat serius, untuk itu menjadi tanggungjawab seluruh elemen masyarakat. Serta menolak narkoba dan berkomitmen menolak penggunaan narkoba” terang Kapolres Gunungkidul.
Dengan dicanangkan Wonosari sebagai Kampung Tangguh Progo Anti Narkoba, semoga bisa menjadi pelopor dan sebagai embrio pilot project daerah lain di Gunungkidul.
“Semoga generasi seterusnya, SDM akan lebih baik lagi. Mengingat ancaman narkoba sangat berpengaruh dari lebih dari kejahatan teroris maupun korupsi” harap AKBP Aditya.
Pencanangan ditandai dengan pemukulan gong serta mengunjungi posko yang masih berada di komplek Balai Kalurahan Wonosari. Hadir dalam acara tersebut, Kapolres Gunung Kidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, Dandim 0730/GK, Letkol Kav Anton Wahyudo, Kepala BNK, dan unsur Forkopimkab Gunungkidul.











