DAERAHNews

Mancing Hingga Larut Malam, Empat Remaja Klaten Diganjar Push Up

×

Mancing Hingga Larut Malam, Empat Remaja Klaten Diganjar Push Up

Sebarkan artikel ini

KLATEN, Suara Jelata— Empat remaja yang mengaku dari Watu Kelir, Sukoharjo, Jawa Tengah ini diganjar push up di tepi jalan raya. Pasalnya, di tengah gencarnya pemerintah menerapkan PPKM Darurat, empat pemuda ini malah nekat mancing sampai larut malam.

Mereka kedapatan masih asyik mancing di sungai pinggir Desa Ringin Putih, Karangdowo, Klaten, padahal waktu sudah menunjukkan pukul 22.30 WIB.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Keempat remaja itu kepergok mancing ikan di sungai itu saat petugas melakukan pemantauan gabungan PPKM Darurat, yaitu Forkopimcam Kecamatan Karangdowo didampingi tim Kabupaten dari Dinas Kominfo Klaten. Tim dipimpin oleh Camat Karangdowo, Tomisila Aditama.

Mereka terbukti melanggar ketentuan PPKM Darurat, alat pancing keempat pemuda itu disita petugas. Tidak hanya itu, agar ada unsur jera, keempatnya diganjar hukuman push up di pinggir jalan.

Petugas dari Polsek Karangdowo, Suhardi mengatakan, hukuman tersebut dimaksudkan sebagai efek jera.

“Hal juga perlu menjadi pelajaran bagi semua. Aparat tetap bersikap tegas” terang Suhardi.

Camat Karangdowo, Tomisila menjelaskan, tiap malam pemantauan PPKM Darurat gabungan dilakukan bersama petugas. Hal ini untuk mengukur kepatuhan warga atas ketentuan PPKM Darurat.

“Di lapangan tetap saja ditemukan warga yang tidak patuh atas ketentuan PPKM Darurat. Penyikapan masyarakat memang kadang berbeda, tapi pemantauan ini akan terus dilakukan, karena angka penularan Covid-19 di Kabupaten Klaten masih tergolong tinggi” ungkapnya.

Pemantauan PPKM Darurat di Kecamatan Karangdowo diikuti 13 personil gabungan dari Polsek, Koramil, staf kecamatan dan tim pemantau kabupaten yang diwakili 3 petugas Dinas Kominfo. Dipimpin langsung Camat Karangdowo, Tomisila Adhitama.

Rombongan menyusuri gang desa mulai Pugeran, Tambak sampai Ringin Putih. Selepas pukul 22.00 WIB, usaha angkringan dan kuliner di tengah kampung ditemukan masih buka dan melayani pembeli. Warga yang melanggar diberikan teguran lisan dan arahan.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 22.30 WIB di titik kumpul lokasi isolasi terpusat di Desa Pugeran, Karangdowo, Klaten.