BPBD Sinjai Kunjungi ABK Selamat Pasca Tenggelamnya KM Darmawan Jaya

SINJAI, Suara Jelata—Sebanyak dua orang awak Kapal Motor (KM) Darmawan Jaya GT 27 yang tenggelam pada Senin, 24 Januari 2022 lalu di perairan Pulau Kayuadi, Kabupaten Kepulauan Selayar, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Kini, keduanya yang masing-masing bernama Darmawan (nakhoda kapal) dan Salimuna (awak kapal) telah berada di kediamannya di Desa Pude, Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone.

Saat mengetahui korban tersebut telah berada di rumahnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Drs. Budiaman langsung datang melihat langsung kondisi kedua korban pasca ditemukan. Minggu, (30/01/2022).

Dalam suasana haru dan bahagia, Budiaman menyampaikan rasa syukur atas ditemukannya korban dalam keadaan selamat ini.

“Kita sangat bersyukur, karena kedua korban ini bisa ditemukan dengan selamat. Suasana haru dan bahagia bisa melihat Darmawan dan Salimuna ini berkumpul dengan keluarganya,” ucapnya.

Hingga sekarang, total ada 3 orang telah ditemukan, dan 2 orang awak kapal lainnya, Ari dan Rahmat belum ditemukan.

“Untuk kedua awak kapal ini, kami terus berkoordinasi dengan pihak Basarnas dan BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar untuk dilakukan pencarian,” jelas Budiaman.

Sementara lanjut dia, korban yang pertama kali ditemukan bernama Ardian Arlan, hingga saat ini masih berada di kediaman Camat Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Rencananya hari ini, Minggu (30/01/2022) akan diseberangkan ke Selayar untuk selanjutnya diurus kepulangannya,” pungkasnya.

Adapun keterangan salah satu korban selamat, Darmawan mengaku sangat bahagia bisa kembali berkumpul dengan keluarganya setelah 4 hari mengapung di lautan.

“Alhamdulillah, sangat bersyukur bisa selamat dan kembali berkumpul dengan keluarga. Saya bersama Salimuna, mengapung 4 hari di laut menggunakan gabus sebagai pelampung,” tutur korban.

Ia mengungkapkan, bahwa dirinya ditemukan pada Jumat pagi, (28/01/2022) sekitar pukul 09.00 WITA oleh nelayan asal Bajoe, Kabupaten Bone.

“Kapal itu tenggelam pada malam Selasa, sekitar jam 12 malam karena dihantam badai. Saya bersama Salimuna ini ditemukan oleh H. Abbas, nelayan dari Bone. Alhamdulillah kondisi saya sehat,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Tri Leli Utami selaku kerabat korban menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai atas upaya yang dilakukan dalam mencari korban kapal tenggelam.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sinjai. Berkat upaya beliau dan semua pihak lainnya, alhamdulilah korban bisa ditemukan dengan selamat,” katanya sambil terisak haru.

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari suarajelata.com.

Mari bergabung di Grup Telegram "suarajelata.com News Update", caranya klik link https://t.me/suarajelatacomupdate, kemudian join.