SOPPENG, Suara Jelata— Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, Drs. H.Andi Tenri Sessu, M.Si bersama Ketua TP. PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Nurjannah Andi Kaswadi Razak menerima kunjungan Bupati Buton Utara, Dr. H. Muh. Ridwan Zakariah, M.Si. bertempat di Villa Yuliana. Selasa, (01/02/2022).
Sekretaris Daerah Soppeng dalam sambutannya berharap kehadiran Bupati Buton Utara bersama rombongan akan menjadi berkah di Kabupaten Soppeng, serta akan memberikan pengalaman, berbagi pengetahuan dan cerita, terutama bagaimana kita bersama-sama berjuang mengendalikan virus Covid-19.
“Bapak tidak perlu khawatir, alhamdulillah dalam waktu 3 bulan terakhir, kasus yang terkonfirmasi di Kabupaten Soppeng hanya 1 orang, kami juga sudah menyiapkan ruang isolasi yang dilengkapi laboratorium yang sudah bersertifikat” jelas Andi Tenri Sessu.
Dia juga menyampaikan, Kabupaten Soppeng merupakan salah satu kabupaten yang kecil, bahkan mungkin terkecil di Sulawesi Selatan. Namun Kabupaten Soppeng selalu menjadi bagian penentu dalam setiap program pembangunan yang bersifat lokal maupun nasional.
“Alhamdulillah, dengan dukungan seluruh masyarakat dan dibawah komando Bupati Soppeng, tahun kemarin perekonomian Kabupaten Soppeng bisa bertumbuh 2,9 %” ungkapnya.
Semua ini bisa terjadi, kata Andi Tenri Sessu,
karena ada bahasa yang menjadi motto bagi masyarakat Soppeng, yaitu Yassisoppengi, yang memiliki arti bahwa didalam melaksanakan satu kegiatan, apapun bentuknya jika sudah muncul yassisoppengi, maka tidak ada lagi yang tidak terlibat dalam program itu.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Buton Utara menjelaskan maksud dan tujuan kedatangannya di Kabupaten Soppeng untuk melihat perkembangan yang ada di Kabupaten Soppeng.
“Banyak hal yang perlu kami dapatkan dan lihat disini. Dimana Kabupaten Soppeng sebagai kabupaten yang sudah cukup lama berkembang, jadi banyak hal yang dapat kami pelajari, mengambil pengalaman dan melihat kemajuan-kemajuannya baik di sektor ekonomi, sosial maupun politik” terang Dr. H. Muh. Ridwan Zakariah.
“Kami juga ingin Kabupaten Buton Utara bisa berkembang seperti Kabupaten Soppeng dan itu memulai dari mana, marena kami juga memiliki potensi seperti Soppeng dengan lahan yang cukup untuk persawahan, tetapi Soppeng jauh lebih maju. Sehingga kiat-kiat seperti ini yang ingin kami gali dan ketahui seperti apa yang harus kita bangun di sektor pertanian.
Dia menjelaskan, perberkembangan persawahan di Kabupaten Buton Utara itu karena adanya faktor transmigrasi, tapi, kata Bupati Buton Utara, sekarang sudah menggarap persawahan yang beririgasi walaupun tidak semaju di Kabupaten Soppeng.
Disamping bidang pertanian, lanjutnya, Kabupsten Soppeng dikenal sebagai Kota Wisata.
“Saya mengenal Soppeng sejak tahun 1975 dan terakhir ini luar biasa perkembangannya baik di sektor pariwisata maupun sektor lainnya seperti infrastruktur. Kita tidak bisa menyangkal kalau kabupaten Soppeng jika dibandingkan Kabupaten Buton Utara jauh lebih maju Kabupaten Soppeng, karena itu dari segi perkembangannya” ujarnya.
“Karena Buton Utara sendiri baru 14 tahun lalu berkembang jika dibandingkan dengan kabupaten Soppeng, jadi banyak hal yang bisa kami tiru mulai dari pembangunan pedesaan, pembangunan perkotaan dan kebersihan kotanya. Saya kira ini semua adalah cara yang sangat baik yang dapat kami contoh dan bawa pulang di Buton Utara untuk dapat melakukan hal seperti itu” tambah Bupati Buton Utara.
Tak hanya sektor pertanian, pariwisata dan sektor pertumbuhan perekonomiannya yang sangat bagus, Kabupaten Soppeng juga dikenal dalam 2 tahun terakhir ini sangat siap siaga dalam menangani pandemi Covid-19.
“Kami ingin mengetahui kiat-kiat apa yang dilakukan oleh Kabupaten Soppeng sehingga dapat mencapai hasil vaksinasi kurang lebih 86% kalau tidak salah, ini sangat luar biasa termasuk fasilitas penanganan covid-19” kuncinya.











