MAGELANG JATENG, Suara Jelata – Setelah 3 Grup Rebana Kategori Anak menjadi pembuka di Festival Rebana Klasik Ramadhan yang diselenggarakan KSBN bersama Pemdes Bandongan dan PWO Magelang Raya. Festival digelar di Lembah Semawang Bandongan Minggu (10/04/2022) kemarin, hari ini sebanyak 6 Grup Rebana Kategori Pelajar giliran tampil, Senin (11/04/2022) sore.
Keenam Grup Rebana Kategori Pelajar tersebut, yaitu: 1) Syubbanussalam Putra (Madrasah Roudotul Muttaqin), Sambirejo, Bandongan, Magelang; 2) Syubbanussalam Putri (Madrasah Roudotul Muttaqin) Sambirejo, Bandongan, Magelang, dan 3) Gravestone Attaqwa (Karang Taruna Pemuda Gravestone) Kijingsari Wetan 02/01, Jogomulyo, Tempuran, Magelang.
Selanjutnya, 4) Nurul Qolbi (SMA Negeri 1 Bandongan) Bandongan, Magelang; 5) Tibbil Qulub (SMPN 1 Bandongan) Bandongan, Magelang, dan 6) Madsanada Swara (MTS An-Nawawi 02 Salaman) Salaman, Magelang.
Pada hari kedua ini, kegiatan festival sangat seru. Karena penampilan keenam grup tampak seimbang dan menarik. MB dari koreografi, kekompakan, suara atau musiknya.
Dikatakan Ketua Panitia Festival, Dwi Ari Wisnu di lokasi acara bahwa kegiatan festival ini sebagai ajang pengenalan dari Lembah Semawang ini sendiri sebagai wahana wisata Bandongan.
“Lembah Semawang sedang berbenah, diharapkan dengan festival rebana ini Lembah Semawang semakin dikenal,” ujar Ketua Panitia.
Selain itu, masih menurut Ketua Panitia, agenda kegiatan festival rebana nantinya akan selalu diadakan di setiap tahunnya.
“Tidak lain Festival Rebana Klasik Ramadhan ini adalah untuk membumikan isi dan makna ayat-ayat suci Al Quran,” jelasnya.
Tampak hadir Kepala Desa (Kades) Bandongan, Sujono, yang meninjau dan mengawal secara langsung festival rebana ini.
“Kami berharap dari Festival Rebana ini nantinya untuk menjalin tali silaturahmi antar grup rebana dan semakin hidupnya rebana di Magelang khususnya,” ujar Sujono. (Iwan)











