BeritaDAERAHLifestyle

Bayu dan Vionita Terpilih Sebagai Duta Genre Kabupaten Temanggung

×

Bayu dan Vionita Terpilih Sebagai Duta Genre Kabupaten Temanggung

Sebarkan artikel ini
Malam final Pemilihan Duta Genre Kabupaten Temanggung di Graha Bhumi Phala, berlangsung dari Sabtu (04/06/2022) hingga Minggu (05/06/2022) dini hari. (foto:KominfoTmg/Iwan SJ)

TEMANGGUNG JATENG, Suara Jelata Bayu Seta dan Vionita Happy dinobatkan menjadi yang terbaik dan menyandang gelar Duta Genre (Generasi Berencana). Mereka pun akan mewakili Kabupaten Temanggung ke ajang serupa di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Keduanya dinobatkan pada Malam Pemilihan Duta Genre Kabupaten Temanggung yang diikuti finalis terdiri 10 orang putra dan putri. Para finalis mengikuti setiap sesi penilaian dari dewan juri yang cukup ketat mulai Sabtu (04/06/2022) hingga berakhir Minggu (05/06/2022) dini hari pukul 01.45 WIB di Graha Bhumi Phala.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Para finalis pun menunjukkan kemampuan mereka masing-masing mulai menari, bernyanyi, peragaan busana, kemampuan bahasa, berinteraksi, dan lain-lain. Hingga akhirnya, Bayu Seta dan Vionita Happy dinobatkan menjadi yang terbaik dan menyandang gelar Duta Genre. Keduanya menjadi yang terbaik setelah melewati berbagai macam kriteria penilaian.

Adapun untuk juara 2 kategori putra diraih Anas Rodin dan kategori putri terpilih Eunike, sedangkan juara 3 diraih Faukaila dan Hatria Pramudita.

Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo mengapresiasi Forum Genre atas pelaksanaan kegiatan pemilihan Duta Genre dari tahap awal hingga malam final. Kepada 10 finalis Wabup menekankan bahwa tugas Duta Genre nantinya sangat luar biasa. Yakni memberikan pendampingan menjadi tempat untuk berkonsultasi terkait berbagai persoalan.

Wabup Heri menandaskan kepada 10 finalis dan yang lainnya bahwa pemilihan ini bukan ajang mencari ‘wah’, bukan ajang mencari popularitas. Karena tugas Duta Genre nantinya sangat luar biasa, untuk memberikan pendampingan tempat berkonsultasi, terkait no free sex, no napza, no HIV yang menjadi tugas bersama.

“Oleh karenanya, melalui Duta Genre diharapkan hal itu semua bisa ditangani, termasuk pencegahan terjadinya pernikahan usia dini yang bisa berdampak pada stunting. Saya harap Duta Genre menjadi tauladan, menjadi contoh masyarakat sampai kapan pun,” tandas Wabup.

Wabup mengingatkan, peredaran Napza masih cukup tinggi dan pengguna dari kalangan remaja. Maka Duta Genre diminta untuk bisa melakukan pendekatan kepada teman-teman sebayanya agar peredaran narkoba tidak terjadi di Temanggung.

Free sex juga harus dicegah, termasuk pernikahan dini, sebab secara psikis belum siap. Sehingga dikhawatirkan akan menurunkan generasi-generasi yang tidak sehat, generasi stunting, generasi kekurangan gizi. Karena kurang perawatan saat hamil dan melahirkan, karena kurangnya pengetahuan.

“Tugas ke depan cukup tinggi, maka sekali lagi ini jangan dijadikan ajang mencari popularitas. Tugas ke depan di Temanggung cukup berat. Jadi tantangan kita semua, jadi tantangan anak-anak kita semua. Agar benar-benar menjadi Duta Genre untuk mengatasi hal-hal atau permasalahan di Kabupaten Temanggung,” tegasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Asisten 1 Setda Temanggung Gotri Wijianto Wuriatmojo yang mewakili Bupati H.M. Al Khadziq. Hadir pula Bunda Genre Denty Eka Widi Pratiwi, dari BKKBN Provinsi Jateng Iwan Dwi Antoro. Pemilik sekolah modeling dan desainer kondang Jawa Tengah Totok Sahak, serta Kepala DPPPAPPKB Sri Endang Praptaningsih dan tamu pejabat lainnya. (Iwan)