DAERAHPOLITIK

Hadiri Jambore Kebangsaan di Padepokan Kalisoga Brebes, Anies Ajak Relawan Maknai Arti Perubahan

×

Hadiri Jambore Kebangsaan di Padepokan Kalisoga Brebes, Anies Ajak Relawan Maknai Arti Perubahan

Sebarkan artikel ini

BREBES JATENG, Suara Jelata Perubahan bukan hanya soal ganti pimpinan, tetapi terlebih pada peningkatan taraf hidup masyarakat. Ketika mendengar kata perubahan jangan hanya diartikan soal ganti pemimpin negara.

 

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Melainkan, keinginan kebutuhan pokok murah, kemudahan dalam mencapai pendidikan, terjaminnya fasilitas kesehatan, meluasnya lapangan pekerjaan dan mengengaskan kemiskinan.

 

Hal itu disampaikan, Bakal Calon Presiden Republik Indonesia, Anies Baswedan saat menghadiri Jambore kebangsaan relawan Anies di Padepokan Kalisoga, Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Senin (14/8/2023).

Jadi, kata Anies, bukanlah kenapa Presiden yang saat ini sudah 10 tahun, diminta diganti atau tidak ya memang akan selesai sesuai masa baktinya. Maka dari itu tidak perlu lagi membahas soal itu, karena memang akan berakhir.

 

“Kepengen kebutuhan pokok tetap mahal, kepengin pendidikan tetap sulit, kepengin kesehatan tetap sulit ?, kalau tidak mau yuk kita dukung jadi bagian gerakan perubahan,” ajak Anies dihadapan para relawannya.

 

Selain itu, Capres dari koalisi perubahan ini juga menilai kehadiran dan dukungan para relawan berkumpul sebagai bentuk mengirimkan pesan bekerja mengentaskan kemiskinan.

 

“Ini tidak disengaja, tapi perhatikan, bahwa seluruh relawan se-Indonesia berkumpul di Kabupaten termiskin di Jawa Tengah, untuk mengirimkan pesan bahwa kita bekerja untuk mengentaskan kemiskinan, kita bekerja untuk menghadirkan perubahan,” ujar Anies.

 

Adapun, ketika disinggung nama Yeny Wahid yang santer bakal menjadi bakal wakil presiden untuk mendampingi di Pilpres 2024 mendatang, Anies hanya menyebut bahwa yang pasti calon wakilnya adalah warga negara Indonesia.

 

Sementara dijelaskan Ketua Panitia penyelenggara, Ramli. Bahwa kehadiran Anies Baswedan di Padepokan Kalisoga yang juga merupakan desa kelahiran Sudirman Said, yakni untuk membuka acara Jambore kebangsaan relawan Anies yang bertajuk “padu kuatkan simpul relawan Anies raih kemenangan bersama”

 

Acara yang di tempatkan di padepokan milik Sudirman Said,  menunjukan bahwa hadirnya relawan se-Indonesia dengan maksud menyatukan visi, semangat dan gerakan untuk menyatukan diri untuk memenangkan pilpres 2024.

 

“Mereka dari berbagai provinsi, jumlah kami ada 250 simpul relawan lebih dan jumlah orangnya hampir 300 orang,” terang Ramli.

 

Sementara itu, salah seorang relawan Anies Baswedan Club (ABC), Wito yang merupakan warga Desa Sigentong menyampaikan. Bersama rekan-rekannya dirinya sengaja hadir karena memang tulus murni mendukung Anies Baswedan.

 

Bahkan, untuk biaya transportasi dan lain sebagainya, mereka rela merogoh kocek untuk iuran.

 

“Ya karena kami mendukung penuh gerakan perubahan, kami berharap Anies bisa menang pada Pilpres nanti,” ucap Wito.

 

Terpantau, acara dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti Said Didu, Sudirman Said selaku tuan rumah dan sejumlah tokoh partai koalisi perubahan,  Hadirnya Anies juga mampu menghadirkan ribuan masa pendukungnya. (Olam)