DAERAH

Wujud Belasungkawa, Shanty Alda N Kunjungan Taziah atas Wafatnya Istri Bang Jarot

×

Wujud Belasungkawa, Shanty Alda N Kunjungan Taziah atas Wafatnya Istri Bang Jarot

Sebarkan artikel ini

BREBES JATENG, Suara Jelata Wujud berduka cita dan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Hj, Nurhidayah yang merupakan istri dari Slamet Maryoko atau yang dikenal akrab Bang Jarot, Shanty Alda N, SH melakukan kunjungan taziah ke rumah duka di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Rabu (1/11/2023).

Shanty Alda yang merupakan Calon Anggota Legistlatif (Caleg) Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX dari Partai PDI Perjuangan bersama rombongan tiba di rumah duka sekitar pukul 14.50 WIB.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Kehadirannya disambut oleh Bang Jarot bersama Tim Relawan Banteng Pantura. Diantaranya, Suntoro selaku Koordinator Wilayah II beserta rekan-rekan seperjuangan yang mayoritas mantan Kades, Selain mereka, nampak Ketua Pengurus Harian Pro Jokowi (Projo) Brebes, Eko Sindung serta sejumlah warga sekitar.

Seperti yang diketahui, Bang Jarot yang merupakan Ketua Koordinator Wilayah Tim Banteng Pantura ini berkesempatan dialog dengan Shanty Alda N,SH. Momen tersebut berlangsung sesaat setelah prosesi pemakaman istri tercintanya Hj. Nurhidayah.

Meski masih dalam suasana duka, namun Bang Jarot tidak sungkan menyampaikan tentang perjuangannya dalam melestarikan budaya lokal di Brebes. Hal itu pun mendapat apresiasi dari Shanty Alda.

“Budaya lokal Brebes merupakan aset yang perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak. Dan apabila dikelola dengan baik, maka itu juga bisa dijadikan potensi daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah,” kata Bang Jarot yang juga mantan Kepala Desa Randusanga Kulon.

Bahkan, semasa ia menjabat sebagai kepala desa, seni budaya yang selama ini ditekuni pernah di kolaborasikan dengan sektor wisata, yakni di Objek Wisata Randusanga Indah (Par-In). Al hasil, itu bisa menjadi magnet tersendiri untuk menarik minat masyarakat berkunjung ke Par-In.

Sementara itu, membuka perbincangan. Shanty menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya Hj, Nurhidayah.

“Semoga almarhum Hajah Nurhidayah diterima disisinya, diampuni segala kesalahannya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya.

Sementara menanggapi ugkapan Bang Jarot terkait dengan budaya lokal dan pariwisata, Shanty Alda pun makin penasaran dan tertantang untuk ikut bersama-sama mengembangkan seni budaya di Brebes. Ia pun berjanji, kedepannya akan berjuang dan berusaha untuk bisa membesarkan seni dan budaya lokal Brebes agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Dan dalam kesempatan lain, Shanty Alda juga berkeinginan untuk bisa meninjau langsung objek wisata Par-In yang saat ini kondisinya semakin memprihatinkan akibat terjangan air Rob. Beberapa rumah makan yang ada bahkan sudah tidak lagi beroperasi dan rusak akibat bencana alam itu.

“Pekan depan kita lihat kesana, mudah-mudahan nantinya ada solusi untuk meningkatkan kembali potensi wisata yang ada di Desa Randusanga ini. Termasuk mendatangkan investor yang tertarik di dunia pariwisata,” kata Santy Alda. (Olam)