Polisi Pamerkan Senjata Tajam dan Bom Molotov Kericuhan Depan KPU Sinjai

Nasional | News

Sinjai, Suara Jelata–Aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Simpatisan Kassi Buleng di depan Kantor KPU Sinjai, berlangsung ricuh, Sabtu (2/3/2024) kemarin.

Senjata tajam dan bom molotov ini dipamerkan oleh Polisi saat jumpa pers dengan sejumlah awak media di Aula Polres Sinjai.

Selain itu sejumlah tersangka juga akan disampaikan oleh Kapolres Sinjai.

Sehari sebelumnya, massa aksi unjuk rasa memaksa ingin masuk ke Kantor KPU Sinjai.

Massa aksi ingin melihat secara langsung proses penghitungan surat suara ulang ke sembilan TPS Kassi Buleng.

Namun karena massa aksi memaksa ingin masuk ke Kantor KPU Sinjai.

Sementara pihak keamanan tidak mengizinkan peserta aksi masuk karena alasan keamanan.

Saat kericuhan terjadi, pihak kepolisian mengamankan sejumlah senjata tajam.

Diantaranya, 7 bilah parang, 3 bilah badik.

Selain itu, pihak Kepolisan juga mengamankan 3 buah bom molotov dan mengamankan 7 orang yang diduga menjadi provokasi.

“Kita amankan barang bukti dan sejumlah orang yang diduga menjadi provokasi sehingga terjadi kericuhan,” kata Kapolres Sinjai, AKBP Fery Nur Abdullah.

Barang bukti tersebut kata Kapolres Sinjai, didapatkan di kendaraan mobil yang digunakan massa aksi datang ke Kantor KPU Sinjai.

“Kita temukan barang bukti ini di mobil Pick Up yang digunakan massa aksi, sementara 7 orang yang dimakan akan diperiksa dan dimintai keterangan,” ujarnya.

Kericuhan pun bisa diatasi setelah massa aksi unik rasa dipaksa bubar dan meninggalkan lokasi.

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari suarajelata.com.

Mari bergabung di Halaman Facebook "suarajelata.com", caranya klik link Suara Jelata, kemudian klik ikuti.