SIMEULUE, Suara Jelata – Terkait pemberitaan dugaan penganiayaan oleh Anggota DPRK Simeulue terpilih, Eri Susanti angkat bicara.
Melalui saluran telpon Eri Susanti kepada wartawan media Suara Jelata Mengatakan, Bahwa pemberitaan yang beredar tersebut telah di POLITISIR ungkapnya, Rabu 12 Juni 2024.
Ia mengatakan, Dalam klarifikasinya bahwa pemberitaan tersebut mengandung narasi Politisasi kasus, sebab ada kejanggalan
“Yang pertama pihak wartawan tidak berimbang, kemudian tidak mungkin seorang korban misalnya menyebut indikasi tidak dapat dilantik sebagai anggota DPRK terpilih dan tidak mungkin juga pihak Kepolisian memberikan argumen diluar kontek permasalahan, Kata Eri
Lebih lanjut Eri Susanti sebagai Anggota terpilih dari Partai Demokrat Kabupaten Simeulue tahun 2024 dari Dapil Tiga meminta pihak-pihak tertentu untuk tidak menggiring persoalan pribadi ke ranah Politik.
“Saya sendiri sudah konfirmasi ke pihak Polres simeulue dan pihak mereka mengatakan benar ada menerima laporan pengaduan namun prosesnya perlu keterangan dari keduabelah pihak” Imbuhnya
Kemudian terkait kronologis kejadiannya pun sangat berbeda dari apa yang diberitakan tersebut.
“Saya melihat ini semua hanya opini penulis karena tidak ada kutipan ungkapan langsung dari sumber, sekali lagi ini di POLITISIR, Tutupnya.











