Dukung Ekonomi Kreatif Halut, Cabup Anton Piga Bakal Lakukan Ini

Ekonomi | PROFIL
Calon Bupati Halmahera Utara, Anton Piga, dukung berkembangnya ekonomi kreatif. (foto: Ateng)

HALMAHERA UTARA MALUT, Suara Jelata Pemberdayaan sektor ekonomi kreatif adalah bagian dari program Visi Misi Anton Piga sebagai Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Halmahera Utara.

Menurut Anton, jika terpilih nanti pihaknya akan mendorong dan memberi kesempatan yang seluas luasnya kepada masyarakat untuk berinovasi dan berkreasi dalam bidang ekonomi kreatif. Pemerintahannya melalui dinas teknis akan siap melakukan pelatihan, pemberdayaan dan pendampingan bagi pelaku usaha ekonomi kreatif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Halmahera Utara (Halut) punya ketersediaan Sumber Daya Alam (Natural Resource) yang dapat diperbarui, misalnya pada sektor pertanian. Produk unggulan bidang pertanian yang dimiliki Halut adalah kelapa.

“Kelapa ini merupakan komoditi unggulan Halut, selain bisa diolah menjadi kopra, buah kelapa juga bisa juga menghasilkan produk olahan berupa minyak goreng atau produk minuman,” ungkap Anton melalui sambungan seluler  ke awak suarajelata.com, Senin (08/07/2024) sore.

Anton mengatakan, selain sebagai bahan dasar pembuatan kue dan makanan, elemen-elemen lainnya dari buah kelapa juga bernilai ekonomis, apabila ada kreativitas dan inovasi masyarakat lokal untuk memanfaatkan dan mengembangkannya.

Sejauh menurut kandidat Calon Bupati Halut ini, sektor ekonomi kreatif di Halut dengan memanfaatkan produk unggulan lokal masih terbilang minim. Padahal di satu sisi Halut menyediakan potensi SDA yang luar biasa jumlahnya.

“Selain minim kreativitas dan inovasi, alasan klasik yang sering muncul di masyarakat adalah persoalan pendanaan. Ada sebagian kecil masyarakat yang sudah berkesempatan membuka usahanya tapi kemudian usahanya stagnan bahkan tutup. Selain alasan permodalan untuk pengembangan usaha, alasan pasar (market) juga menjadi penyebabnya,” ungkap Anton.

Mencermati permasalahan ini, ke depannya jika terpilih nanti, Cabup Anton Piga punya komitmen mendorong penguatan usaha kecil kreatif tersebut. Ia mengatakan akan memberikan bantuan dana perangsang (dana stimulant).

Pemerintahannya juga akan memfasilitasi masyarakat pelaku usaha kreatif dengan lembaga perbankan sebagai lembaga keuangan guna memberikan modal usaha dengan syarat-syarat yang ringan.

Untuk mengantisipasi kebuntuan masyarakat terkait minimnya inovasi dan kreativitas masyarakat di bidang ekonomi kreatif, pemerintahannya akan merancang program dalam bentuk magang ke luar daerah. Di samping itu akan dilakukan studi komparatif bidang ekonomi kreatif antara Kabupaten Halut dengan kabupaten di luar Halut atau di luar Provinsi Malut sebagai kabupaten yang memiliki icon ekonomi kreatif.

“Selain intens melakukan pendampingan dan pemberdayaan, pemerintahannya juga siap mencari market atau pasar yang representatif. Ke arah itu produk ekonomi kreatif Halut harus benar-benar qualified dan memiliki daya saing yang tinggi,” ucapnya.

Demi pengembangan sektor ekonomi kreatif Halut yang maju dan berdaya saing tinggi, Anton berpendapat, masyarakat pelaku usaha ekonomi kreatif di Halut perlu diberdayakan mindset-nya. Menurutnya, merubah cara berpikir dan berperilaku masyarakat adalah bukan hal yang gampang.

“Merubah mindset masyarakat menjadi entrepreneur brilian yang kreatif, inovatif, profesional, sabar dan tahan banting dan berjiwa kompetitor tidak semudah seperti membalik telapak tangan. Ke arah itu mereka butuh pendampingan, edukasi bahkan butuh pula inspirasi. Itu harus dilakukan terus menerus tanpa henti,” tutupnya. (Ateng)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari suarajelata.com.

Mari bergabung di Halaman Facebook "suarajelata.com", caranya klik link Suara Jelata, kemudian klik ikuti.