KOTA TERNATE MALUT, Suara Jelata – Pelaksanaan Ujian Sekolah (US) atau lebih dikenal dengan Ujian Daerah, resmi digelar secara serentak di seluruh jenjang pendidikan SMP secara nasional, Senin (05/05/2025).
Tak terkecuali di SMP Islam 1 Kota Ternate, pelaksanaan US diawali dengan upacara pengibaran bendera dihadiri Kepala Sekolah (Kepsek) , Panitia pelaksana US tingkat SMP Islam 1, para wali kelas, pengawas serta seluruh peserta US yang merupakan siswa-siswi kelas 9.
Diwawancarai awak suarajelata.com, Kepala SMP Islam 1 Kota Ternate, H. Abdullah Pelupessy, S.Ag., M.M. mengatakan, US berbasis kertas ini adalah kelanjutan dari Ujian Praktik (UP) yang telah dilaksanakan sebelumnya.
“Baik US berbasis kertas (teori) maupun UP, dilaksanakan untuk memenuhi aspek kelulusan siswa. Di samping itu UP dan US nilainya tercantum dalam ijazah siswa-siswi,” ungkap H. Abdullah.
Dikatakan, siswa atau peserta US SMP Islam 1 Kota Ternate Tahun Pelajaran 2024-2025 kali ini sebanyak 287 orang. Dari jumlah tersebut terdapat 1 siswa dinyatakan berhalangan mengikuti US dengan alasan sakit.
Selanjutnya dari 287 peserta ujian ditempatkan di 15 ruang dengan perincian 13 ruang masing-masing terdiri atas 20 peserta. Dua ruang lainnya adalah satu ruang ditempati 15 peserta, satu ruangnya lagi ditempati 10 peserta ujian.
“Guru pengawas yang bertugas mengawasi jalannya US di SMP Islam 1 Ternate berasal dari SMP Negeri 7 Kota Ternate. Jumlah keseluruhan pengawas adalah 30 orang,” ujar Kepsek H. Abdullah.
Sistem pengawasan yang digunakan dalam US adalah sistem pengawasan silang. Dengan demikian terdapat 30 guru pengawas dari SMP Islam 1 Kota Ternate ditugaskan untuk mengawasi jalannya US di SMP Negeri 7 Kota Ternate, begitu pun sebaliknya. Para pengawas tersebut di-SK-kan oleh Dinas Pendidikan Kota Ternate.
Dalam sambutan upacara pengibaran bendera, Kepsek mengungkapkan beberapa hal yakni pentingnya US sebagai parameter untuk mengukur keberhasilan siswa dalam proses belajar selama 3 tahun. Olehnya itu menurut Kepsek, jika peserta ujian berhalangan karena sakit atau sebab musabab lain, siswa atau peserta tersebut wajib mengikuti ujian susulan pasca US.
Selain itu Kepsek juga berharap para siswa atau peserta ujian wajib mengikuti dan mematuhi tata tertib pelaksanaan ujian, menjaga solidaritas antara sesama teman termasuk pentingnya peserta menjaga kesehatan.
“Setelah pelaksanaan upacara atau sebelum dimulainya US, Kami dan Panitia Pelaksana sempat audiens atau penyampaian sepatah dua kata dengan pengawas. Ini untuk memperlancar pelaksanaan US,” tandas Kepsek.
Diketahui sebelum US, beberapa hari sebelumnya pihak sekolah telah berbenah melakukan pembersihan ruang ujian sekaligus pengecatan. Kegiatan ini juga dilakukan di halaman sekolah demi memberi kesan positif bagi para tamu yang datang.
Tim monitoring dari Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Ternate saat dimintai komentar, berharap peserta US dapat mengikuti US secara seksama. Untuk pengawas, Tim monitoring berharap dapat menjalankan tugas pengawasan secara baik dan profesional. (Ateng)











