BREBES JATENG, Suara Jelata – DPD LSM GMBI Kabupaten Brebes membagikan 1.000 paket takjil gratis kepada pengendara di Kecamatan Ketanggungan dan Bulakamba sebagai bentuk kepedulian sosial menyambut Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus memperingati hari jadi organisasi ke-24.
Suasana sore di ruas jalan Kecamatan Ketanggungan dan Bulakamba, Kabupaten Brebes, tampak berbeda pada Rabu (18/3/2026).
Puluhan anggota LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) berseragam khas tampak sibuk menyapa para pengendara yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Aksi ini bukan sekadar seremoni. Sebanyak 1.000 boks takjil ludes berpindah tangan ke para pemotor dan pengemudi yang menepi sejenak.
Di bawah komando Ketua GMBI Kecamatan Ketanggungan, Dimas RK, dan Ketua GMBI Bulakamba, Saeful Iman, para pengurus bergerak lincah memastikan setiap paket sampai ke tangan yang tepat.
Kegiatan tahunan ini terasa lebih istimewa. Pasalnya, momen berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah ini bertepatan dengan perjalanan organisasi yang segera menginjak usia ke-24 tahun.
Ada semangat syukur yang kental di balik setiap bingkisan yang dibagikan kepada masyarakat.
Ketua DPD LSM GMBI Kabupaten Brebes, Akbar, ST, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan cara organisasi untuk terus membumi.
“Alhamdulillah, di momen Ramadhan tahun ini dan pra-HUT GMBI ke-24, kami bisa berbagi kepada masyarakat. Ini agenda rutin kami setiap bulan suci, semoga menjadi ladang kebaikan bagi kita semua,” ungkap Akbar saat dihubungi secara terpisah.
Akbar memandang langkah kecil ini sebagai jembatan untuk mempererat ikatan emosional antara anggota serta mendekatkan organisasi dengan warga.
Baginya, GMBI harus hadir bukan hanya sebagai pengontrol sosial, melainkan juga sebagai sahabat bagi masyarakat bawah.
Kehangatan aksi ini pun menular. Warga sekitar secara sukarela turun ke jalan membantu mengatur arus lalu lintas.
Sinergi ini membuat proses pembagian takjil berjalan tertib dan aman tanpa mengganggu kelancaran kendaraan yang melintas.
Senyum tipis para pengendara yang menerima takjil menjadi penutup manis dalam giat sosial yang berlangsung kondusif tersebut. (Olam).











