Berita

Pengamanan Sungai di Rupit Muratara Diduga Dibangun Asal-Asalan

×

Pengamanan Sungai di Rupit Muratara Diduga Dibangun Asal-Asalan

Sebarkan artikel ini
Pembangunan proyek pengamanan sungai Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan menelan anggaran Rp 12 milyar. (foto: Doel)

MURATARA SUMSEL, Suara Jelata Pembangunan proyek pengamanan sungai Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan menelan anggaran Rp 12 milyar. Meskipun anggaran yang dikucurkan belasan milyar proyek tersebut terkesan diduga dikerjakan asal-asalan. Dugaan ini menguat setelah dikerjakan material pengamanan sungai tersebut sudah banyak yang rusak.

Kerusakan itu menuai sorotan dari aktivis Muratara. Seperti diungkapkan seorang aktivis Muratara, Hikmi Wahyudi, diunggah di laman grup FB Rupit Rawas Comunity, Sabtu (28/03/2026).

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Hikmi Wahyudi meminta Kejaksaan Negeri Lubuklinggau turun ke Kabupaten Musi Rawas Utara untuk mengecek pembangunan pengamanan sungai di Kelurahan Muara Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara.

“Kejaksaan Negeri Lubuklinggau harus turun ke Musi Rawas Utara untuk mengecek pembangunan pengamanan sungai,” pintanya.

Karena menurutnya pembangunan pengamanan sungai tersebut dikerjakan asal-asalan tanpa pertimbangan konstruksi yang kokoh.

“Pembangunan diduga tanpa pertimbangan konstruksi yang kokoh terkesan asal jadi,” ucapnya.

Disampaikan Hikmi, proyek yang dikerjakan dengan anggaran Rp 12 milyar lebih yang dibidangi oleh BPBD Musi Rawas Utara dan dikerjakan oleh CV DJA asal Palembang sudah banyak yang hancur. (Doel)