DAERAH

Belum Lama Diresmikan, Gedung KPT Brebes Amblas. Pemerhati Kontruksi Sebut Struktur Bangunan Kurang Berkualitas

×

Belum Lama Diresmikan, Gedung KPT Brebes Amblas. Pemerhati Kontruksi Sebut Struktur Bangunan Kurang Berkualitas

Sebarkan artikel ini

BREBES JATENG, Suara Jelata Baru 1 tahun diresmikan, Kantor Pelayanan Terpadu (KPT) Pemerintah Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, sudah amblas beberapa centimeter.

Selain itu, tembok bangunan lantainya juga sudah retak-retak. Bahkan, dinding dan pilar beton di lantai basement juga ada yang patah.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Hal itu diungkap oleh salah seorang anggota LSM Lembaga Analisis Data dan Kajian Kebijakan Publik (Landep) yakni, Teguh Aji Wiguno kepada Wartawan pada, Minggu,(29/10/2023) sekitar pukul 12:43 WIB.

“Kerusakan yang cukup fatal, pasalnya, dinding dan pilar beton penyangga di lantai parkir basement dalam bagian barat retak dan pecah,” ujar Teguh usai cek lokasi di Gedung KPT.

Tak hanya itu, lanjut dia, di bagian depan gedung enam lantai ini mengalami amblas pada bagian pondasi depan. Amblasnya pondasi bangunan ini. Menurutnya, menimbulkan kerusakan pada beberapa bagian dinding dan lantai, yakni lantai luar yang terbuat dari beton terbelah sekitar 5 cm sepanjang 10 meter.

“Saat saya menemui salah satu pekerja yang sedang menggali lantai cor beton sekitar dinding serta pilar yang retak, mereka mengaku sudah 7 hari bekerja di kantor KPT untuk memperbaiki beton serta cor-coran yang rusak,” terangnya.

Bahkan, lanjut Teguh, terlihat sebagian pekerja sedang menggali menggunakan alat bor serta yang lainnya mengangkut bekas galian menggunakan mobil angkutan L300.

Teguh menyebut, nampak di lokasi terlihat ada 30 kantong semen dengan merek Dynamic yang diperkirakan untuk mengecor bagian bawah lantai yang retak-retak untuk di bagian basement depan kantor.

“Dengan adanya temuan ini diduga disinyalir adanya dugaan mutu kualitas yang tidak sesuai dengan spesifikasinya,” ujarnya.

Pihaknya berharap kepada pihak terkait agar bisa merespon dan menyelediki sebab amblas dan retaknya bangunan tersebut, karena pembangunan KPT Pemkab Brebes ditaksir menelan anggaran 110 milyar.

“Anggaran yang sangat besar dan kami atas nama masyarakat kabupaten Brebes berharap sekali agar permasalahan ini harus disikapi dengan serius,” katanya.

Sementara itu, Wahidin masyarakat pemerhati kontruksi, menuturkan. Bahwa, muka depan Gedung KPT strukturnya kurang berkualitas sehingga mengakibatkan kontruksi bangunan ada keretakan. Baik kontruksi kolom teras turun maupun ada pergeseran kontruksi.

“Itulah yang mengakibatkan banyak keretakan baik dinding tembok muka depan maupun lantai selasar depan,” jelas Wahidin.

Dikatakan, saat dirinya bertandang bersama teman-temannya di Kantor KPT diakuinya, bangunan 6 lantai tersebut cukup kuat dan kokoh baik struktur kolom induk balok induk hingga plat lantai.

Hanya saja, kata dia, kolom muka teras bangunan yang kurang memuaskan sehingga terjadi keretakan dikarenakan kolom muka bangunan teras depan berukuran 30 kali 30 cm di lantai bawah.

“Yang ke atas kolom tersebut di buat bulat dengan ukuran kurang lebih diameter 1 m, tidak terisi campuran beton kolom penuh. Hanya dibuat ornamen melingkar sehingga kesannya cor beton bulat,” terangnya. (Olam)