BOYOLALI JATENG, Suara Jelata – Ratusan siswa SD Muhammadiyah (Muhammadiyah Boarding School/MBS) Prambanan berkumpul dengan pakaian serba putih, Senin (05/05/2025). Anak-anak ini bersiap siap melaksanakan kegiatan edutrip manasik haji di Wisata Edukasi Religi Boyolali, Jawa Tengah.
Kegiatan dimulai dengan Sholat Dhuha berjamaah di sekolah, dilanjutkan perjalanan menuju lokasi menggunakan sejumlah bus.
Sebelum memulai praktik manasik anak-anak mendapat arahan dan pengenalan seputar ibadah haji dari para pendamping.
Kegiatan dilaksanakan secara berkelompok, dimulai dari niat ihram di miqat Thawaf Qudum, Sa’i antara Bukit Shafa dan Marwa hingga Wukuf di Arafah sebagai puncak ibadah haji. Selanjutnya anak-anak bermalam di Muzdalifah. Melempar Jumrah, Thawaf Ifadah, Tahalul dan fiakhiri Thawaf Wada’.
Dengan penuh antusias para siswa ini mengikuti seluruh rangkaian praktik manasik ibadah haji yang selama ini hanya didapatkan teori di kelas.
Kepala SD Muhammadiyah MBS Prambanan Rizana Avida, St., S.Pd. mengatakan, Manasik Haji sendiri merupakan implementasi dari pembelajaran kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), yakni Rukun Islam yang kelima.
“Diharapkan siswa mampu memahami hakikat ibadah haji dan cara melaksanakannya, serta dapat tertanam pada diri para siswa niat sejak dini melaksanakan ibadah haji,” ujarnya.
Sementara Guru PAI selalu pendamping, Wahyu Dwi Noviyanti, S.Pd. mengharapkan dengan praktik yang langsung dipandu dan didampingi para ustadz dan ustadzah, diharapkan materi yang disampaikan dapat mudah dipahami dan diterapkan.
“Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat karakter religi para siswa,” harapnya. (Nar)











