BREBES JATENG, Suara Jelata – Usai diprotes warga dengan menanam pohon pisang dan padi di badan jalan yang rusak, Pemerintah Desa Randusari akhirnya menguruk ruas jalan penghubung Desa Randusari–Desa Blukbuk, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.
Aksi penanaman pohon pisang dan padi yang dilakukan sejumlah warga Pedukuhan Grobag, Desa Randusari, pada Minggu, 22 Desember 2025, tersebut terekam dalam video dan viral di media sosial.
Nur, 35 tahun, warga setempat, mengatakan penanaman pohon pisang dan Padi dilakukan karena jalan desa tersebut sudah lama rusak dan belum mendapat perbaikan.
“Tujuannya supaya bupati tahu kondisi jalan di sini,” kata Nur, Jumat (26/12/2025).
Menurut dia, sehari setelah aksi protes, pohon pisang dan Padi yang ditanam warga dicabut.
Aparat desa kemudian menguruk jalan rusak tersebut.
“Sebelumnya, warga juga sudah beberapa kali menguruk jalan secara swadaya,” ujarnya.
Lebih lanjut kata Nur, kerusakan jalan itu berdampak langsung pada aktivitas warga, terutama anak-anak sekolah.
Ia menyebut, saat hujan, jalan menjadi licin dan berlumpur sehingga sejumlah siswa terpaksa melepas sepatu saat melintas.
“Ada juga anak-anak yang harus menuntun sepedanya,” kata dia.
Selain menghambat aktivitas warga, kondisi jalan tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan.
Nur mengungkapkan, pernah terjadi kecelakaan pengendara sepeda motor yang terpeleset jatuh akibat permukaan jalan yang rusak dan licin.
Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan permanen agar akses jalan desa tersebut aman dan layak dilalui.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, Agus Pramono, mengatakan perbaikan jalan poros Desa Randusari akan dilakukan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Saat ini, jelas Agus, proses pengukuran lokasi jalan sudah mulai dilakukan. (Olam).











